Kades di Manggarai Timur Tutup Usia

Kades Termuda di Manggarai Timur Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Ini Kata Polisi

Namun Kapolsek Yohny, belum memberikan penjelasan secara detail terkait peristiwa bunuh diri itu, karena anggota masih ke TKP.

Editor: Gordy Donovan
KOMPAS.COM
ILUSTRASI - Tewas 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG - Benyamin Fansi Ardi Antang (27) Kepala Desa Benteng Rampas, Kecamatan Poco Ranaka Timur ditemukan tewas di belakang rumahnya, Rabu 25 Mei 2022.

Kapolres Manggarai Timur, AKBP I Ketut Widiarta, SH.,SIK.,M.Si melalui Kapolsek Borong AKP Yohny Friser Makandolu, SH, kepada TRIBUNFLORES.COM, Kamis 26 Mei 2022, menjelaskan korban Benyamin Fansi Ardi Antang warga Kampung Lagos, Desa Benteng Rampas, Kecamatan Lamba Leda Timur menghabisi nyawanya sendiri.

Korban menghabisi nyawanya sendiri di lokasi kebun milik kakak korban, Rabu 25 Mei 2022 sekitar pukul 10.00 Wita.

Baca juga: Rayakan Hari Kenaikan, Jemaat GMIT Kalvari Maumere Kenakan Pakaian Adat Etnis Batak, Jawa & Toraja

 

Kapolsek Yohny juga menjelaskan, kronologi kejadiannya dimana pada Rabu tanggal 25 Mei 2022 sekitar pukul 10.00 Wita, saksi Matheus Amar (27) hendak pergi mencari kayu api di kebun.

Sesampainya di kebun kopi milik kakak korban, saksi melihat korban sudah ditemikan meninggal dunia di pohon kayu.

Melihat itu, saksi Matheus kemudian lari kembali ke kampung untuk memberitahukan kepada warga bahwa korban ditemukan tewas.

Kapolsek Yohny juga mengatakan motif korban hingga akhiri hidup dengan bunuh diri masih dalam lidik.

Polisi tidak melakukan olah TKP, karena pada saat anggota Identifikasi, Piket Reskrim dan SPKT Polres Matim bersama Kapospol Mano dan anggota Bhabinkamtibmas sampai di TKP, kondisi korban sudah dievakuasi dari tempat bunuh diri oleh warga dan keluarga ke rumah Anggalus Habi, orang tua korban yang beralamat di Kampung Lagos, Desa Benteng Rampas.

Baca juga: Ambulans Muat Jenazah Terobos Sungai di Ende, Flores, NTT

Hasil Visum et rapertum luar dari Dokter yang bertugas di Puskesmas Lawir, Kecamatan Lamba leda Timur, tidak ditemukan bekas luka atau pun kekerasan pada korban dan pada kemaluan korban hanya terdapat air mani, dan di anus korban hanya terdapat kotoran.

Kapolsek Yohny juga menjelaskan, pihak keluarga melalui ayah korban Anggalus Sabi dan Martina Edi (ibu tiri korban) menolak untuk dilakukan autopsi dengan alasan bahwa korban murni gantung diri dan pihak keluarga menerima dengan iklas kematian korban dan menganggap sebagai musibah.

Pihak keluarga korban juga membuat surat pernyataan penolakan melakukan autopsi dan dari pihak keluarga tidak akan menuntut secara hukum dan ditanda tangani oleh pihak keluarga, mengetahui Sekertaris Desa Benteng Rampas.

Meninggal Dunia

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved