Hari Lahir Pancasila

Dzikir Pancasila di Pulau Ende Awali Parade Kebangsaan Napak Tilas Bung Karno

Tidak hanya itu, di Ende juga Bung Karno merenung dan menemukan ilham Pancasila yang menjadi dasar negara.

Editor: Gordy Donovan
ORIS GOTI/TRIBUNFLORES.COM
DZIKIR - Wakil Bupati Ende, Erik Rede saat memberikan sambutan dalam rangkaian acara Dzikir Pancasila di Pulau Ende, Kabupaten Ende, Jumat 27 Mei 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oris Goti

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Dzikir Pancasila di Kecamatan Pulau Ende, mengawali rangakaian Parade Kebangsaan Napak Tilas Bung Karno di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat 27 Mei 2022 malam.

Dzikir ini berlangsung di Aula serba guna, di desa Ndoriwui, sekitar pukul 20.00 Wita.

Pantauan TRIBUNFLORE.COM, warga Pulau Ende tampak antusias mengikuti Dzikir. Hadir pula Wakil Bupati, Kabupaten Ende, Erikos Emanuel Rede atau Erik Rede.

Baca juga: Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia, Tema Hari Lahir Pancasila

 

 

Parade Kebangsaan ini akan dibagi dalam tiga bagian, yakni Parade Laut, dari Pulau Ende menuju Kota Ende, Parade Darat, dalam wilayah Kota Ende, menyusuri tempat - tempat bersejarah yang terkait dengan Bung Karno dan Parade Udara.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini yakni Upacara Hari Lahir Pancasila, 1 Juni, yang akan digelar di Lapangan Pancasila, Kota Ende, dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi.

Wakil Bupati Ende, Erik Rede dalam sambutannya, menegaskan masyarakat Kabupaten Ende patut berbangga bahwa Bung Karno, Sang Proklamator Kemerdekaan Indonesia, pernah tinggal di Ende (1934 - 1938).

Selama di Ende, kata Erik, Bung Karno dengan caranya sendiri, berjuang memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak hanya itu, di Ende juga Bung Karno merenung dan menemukan ilham Pancasila yang menjadi dasar negara.

Baca juga: Pasar Wolowona akan Dikunjungi Jokowi Usai Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni

Erik menguraikan, Pancasila sendiri, sejatinya telah dihidupi oleh masyarakat Kabupaten Ende. Oleh karena itu, kata Erik, semangat mengamalkan nilai - nilai Pancasila harus terus dipupuk dan dihidupi dari generasi ke generasi.

"Dengan kehadiran Bapa Presiden Jokowi pada 1 Juni memimpin upacara Hari Lahir Pancasila, dimana upacara Hari Lahir Pancasila terpusat di Ende, itu merupakan pengakuan bahwa Ende adalah Kota Pancasila, Kota Rahimnya Pancasila," tegas Erik.

Berita Hari Lahir Pancasila lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved