Jokowi Kunjungi Ende

Malam Hari Jokowi Blusukan, Warga Kaget hingga Histeris saat Lihat Presiden

Saat akan bersiap untuk istirahat, Presiden Jokowi tiba-tiba hadir di depan pintu rumah mereka untuk memberikan bantuan.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / GG
BLUSUKAN - Jokowi blusukan ke rumah warga di Ende, Selasa 31 Mei 2022 malam. 

"Pertama dia memulainya dengan pembaharuan dirinya sendiri. Bahwa seorang muslim kalau ngomong soal pembaharuan, harus memulai dari dirinya sendiri," ujar Pater Philipus.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rikard Bagun menegaskan Pancasila perlu digelorakan karena Pancasila adalah pemersatu.

Menurutnya, bangsa Indonesia sedang menghadapi beragam tantangan. Misalnya arus perkembangan dunia yang begitu cepat.

Dia katakan, soal perubahan bukan lagi dalam hitungan tahun, bulan, pekan, atau hari tetapi real time . Bahkan dia menyebut real time atau tomorrow is today.
 
Banyaknya tantangan dan persoalan yang begitu kompleks, maka Pancasila menjadi keharusan sebagai pegangan. "Karena dunia terus bergejolak baik dari sisi ekonomi, sosial, agama," kata Rikard.
 
Dia juga menyinggung soal radikalisme, ideologi yang memunculkan ekstremisme dan perpecahan.

Selanjutnya radikalisme pasar. Menurutnya radikalisme ini mengakibatkan pengekploitasian alam dan manusia.

"Ada istilah jika diucapkan terus menerus selama 100 tahun adalah mantra tapi jika sudah 1.000 tahun adalah doa. Maka Pancasila harus terus didoakan," kata Rikard.
 
Namun tidak boleh sebatas ucapan, Pancasila juga harus ditunjukkan dengan keteladanan. Karena, keteladanan itu mengharukan. "Mawar tidak pernah mencitrakan keharumannya," ungkapnya.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak seluruh warga dan aparatur pemerintah untuk memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam butir-butir Pancasila.

Baca juga: Pakai Seng, Panci dan Baskom Tutup Kepala, Warga Ngada Bertahan Hujan Menanti Presiden Jokowi

Gubernur NTT mengatakan, nilai luhur Pancasila harus menjadi pedoman dan ciri masyarakat NTT dan Indonesia di tengah kemajemukan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat dan aparatur untuk belajar memahami nilai luhur Pancasila di tengah keberagaman dan hegemoni yang ada," ajak Gubernur NTT Viktor Bungtiku Laiskodat

Dia mengatakan, nilai luhur yang terkandung di dalam Pancasila harus dikumandangkan dan digelorakan di seluru pelosok nusantara.

Gubernur NTT berharap agar generasi penerus bangsa yang hadir dalam simposium ini, memahami dan mengamalkan dalam kehidupan.

Maria Albertina Tima, siswi kelas 11 SMAN 2 Ende. Dalam pidatonya, Maria menegaskan perpecahan yang jika dibiarkan maka akan membuat bangsa ini hancur.

Sebagai generasi muda, kata Maria harus punya semangat dan wajib memahami Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. "Ini adalah fondasi. Kalau salah satu saja hilang maka Bangsa ini akan hancur," katanya.

Ketua HMI Cabang Kupang Ibnu Tokan, mengatakan Ende adalah tempat inspirasi Bung Karno dalam menggali Pancasila. Namun, menurutnya, ini tidak boleh dipandang sebatas kenangan harus terus dihidupkan melalui pendidikan.

BERITA LAIN:

Goris Bertemu Jokowi

Sebelumnya, Goris, Ketua RT 09/RW 03, Kelurahan Kelimutu, Kota Ende, kecewa tidak bisa bertemu Presiden Jokowi. Jangankan bertemu, melihat saja tidak bisa.

Goris terhimpit di antara ribuan warga yang berdesakkan di seputaran Taman Simpang Lima menyambut kehadiran Jokowi.

Diketahui, Jokowi untuk pertama kalinya menginjakan kaki di tanah Ende, Selasa 31 Mei 2022.

Goris berangkat dari rumah penuh semangat namun tampak lesu saat pulang. Harapannya bertemu Jokowi pupus. Sudah malam, Goris bergegas pergi ke tetangga untuk berdoa Rosario.

Dia mulai menyadari mimpinya dua bulan lalu, hanyalah bunga tidur. Goris tidak ingin memikirkan mimpi itu lagi.

Ketika Goris mulai larut dalam percakapan dengan para tetangganya di tempat doa, tiba - tiba terdengar suara anjing menggonggong dan orang berteriak 'Bapa Jokowi'. Semua bergegas keluar dari rumah doa.

Goris berjalan cepat menuju sumber teriakan. Goris gagap seketika, melihat Jokowi berjalan ke arah rumahnya. Goris lalu mengekor Jokowi yang hendak masuk ke rumahnya.

Goris senang tapi juga gugup. Goris lalu memperkenalkan dirinya kepada Jokowi. Anggota keluarga Goris, tetangga memenuhi halaman rumah Goris. "Saya lihat langsung Bapa Jokowi, jabat tangan saja sudah, sudah cukup," kata Goris.

Sanak keluarga Goris pun memberi hadiah kepada Jokowi, selembar baju bertuliskan 'Ema Kami' atau dalam Bahasa Indonesia, 'Bapa Kami'. Baju itu, diserahkan oleh Yunan, salah satu anggota keluarga Goris. Baju itu, masih baru, sisa usaha gali dana Pemuda Gereja.

Mereka tidak menyangka Jokowi mau berjalan kaki di gang yang gelap untuk bertemu warga. "Gang ini, namanya gang kaget. Tapi setelah Jokowi datang ini, kami akan ubah jadi nama Gang Jokowi," ujar Yunan penuh semangat.

Jokowi bersama Goris dan warga lalu bergerak ke rumah Barnabas, sahabat baik Goris, yang jaraknya. Seperti Goris, Barnabas kaget, melihat Jokowi.

Jokowi yang sudah berdiri di depan rumahnya, bertanya, 'boleh masuk'. Barnabas membungkukkan tubuhnya mempersilahkan Jokowi masuk dan duduk di kursi plastik.

Barnabas memanggil istrinya, Margareta Ripi, yang sedang memasak di dapur. Margareta, berlari menuju ruang tamu dan terdiam ketika melihat Jokowi duduk di kursi sembari melempar senyum.

Mereka bercakap - cakap beberapa saat. Jokowi lalu memberikan sebuah amplop warna putih berisi uang dan sebuah bingkisan berisi sembako. "Bapa Jokowi tidak terlalu lama di sini, sebelum dia pergi saya ucap terima kasih dan cium tangannya," kata Margareta.

Selanjutnya, Goris dan Barnabas duduk di rumah Barnabas, kembali membahas mimpi bertemu Jokowi. Rupanya, Goris sebelumnya sudah pernah bercerita soal mimpinya kepada Barnabas.

"Padahal benar e mimpi kau itu. Jokowi akhirnya datang ke sini. Tidak sangka - sangka," ujar Barnabas sembari angguk - angguk.

Baca juga: Jalan di Tempat, Penyidikan Penganiayaan Manajer Operasional Restoran Mai Cenggo Labuan Bajo

Barnabas mengatakan, selama ini, jarang mengikuti pemberitaan di televisi. "Saya ini sudah tua, kerja serabutan, sudah mulai sakit - sakit. Jadi jarang nonton TV. Tapi kalau Jokowi, muka idung bagaimana saya tau," kata Barnabas.

Bukan hanya Barnabas dan Margareta yang gembira hari itu. Anak bungsu mereka, Novita, juga sangat gembira. Novita sebelumnya di depan Hotel Grand Wisata, tempat Jokowi menginap, berhasil berada pada barisan paling depan. Novita mendapat sebuah kaos dari Jokowi.

Menurutnya, Jokowi berpesan agar mereka rajin bekerja tetapi juga harus jaga kesehatan. Bagi, Barnabas maupun Goris, yang juga sama - sama kerja serabutan, kedatangan Jokowi ke rumah mereka memberi semangat baru untuk mereka.

Presiden Jokowi dan Nonya Iriana Joko Widodo mendapat sambutan yang luar biasa dari warga Kabupaten Ende. Jokowi hadir di Ende dalam rangka memimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni Tahun 2022 ini.

Dua jam sebelum Jokowi dan Nonya Iriana tiba, ribuan warga sudah memadati area Taman Simpang Lima. Warga yang datang yakni orang tua, anak muda bahkan ada yang membawa serta anak - anak meraka.

Tak kenal lelah, malamnya Jokowi didampingi pengawal blusukan ke rumah - rumah warga. Rumah yang disasar, adalah rumah sederhana dan aksesnya sulit. Jokowi saat blusukan mengenakan jaket warna merah bertuliskan 'G20'.

Puas Nonton Konser

Sebelumnya, warga Kabupaten Ende merasa puas dengan penampilan apik dari grup Bank Slank saat tampil dalam konser kebangsaan dengan tema "Pembumian Pancasila daru Ende untuk Indonesia" dalam rangka memeriahkan puncak perayaan hari lahir Pancasila di Stadion Marilonga-Ende, Rabu 1 Juli 2022.

Konser yang disponsori oleh Ban NTT yang mengusung tagline "Melayani Lebih Sungguh" tersebut membakar semangat untuk membumikan Pancasila.

Warga Ende yakni Yolanda mengaku sangat puas dengan apa yang sudah ditampilkan oleh band legend tanah air tersebut. Menurutnya, band Slank telah membawakan lagu dengan semangat membuat semua masyarakat Ende semakin mencintai Pancasila.

Baca juga: Kaka Slank Bilang Konser Kebangsaan Pembumian Pancasila adalah Moment Kebangkitan Ekonomi di NTT

"Sangat puas. Mereka membawakan lagu-lagu dengan energik, bersemangat dan membuat semua orang ikut bersemangat," ujarnya.

Sementara itu, Yuanita juga mengaku senang dengan konser tersebut. Sebab hal tersebut membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk terus bangkit ditengah pandemi covid-19 yang melanda dunia.

"Kita sampai terlarut dalam suasana semangat yang ditampilkan oleh Slank. Ini seolah membangkitkan kembali kehidupan yang dulu sebelum corona," ungkapnya.

Keduanya berharap, agar kedepan pemerintah provinsi NTT dan pemda Ende terus mengagendakan konser seperti ini supaya selain memberikan hiburan, juga membangkitkan semangat masyarakat dalam menjalani kehidupan.

"Kalau bisa perayaan Pancasila terus dilaksanakan di Ende setiap tahunnya supaya ada konser kebangsaan seperti ini. Karena terus terang konser seperti ini membangkitkan semangat kami," ungkap Yuanita diamini Yolanda.

Terpantau, selain penampilan apik Slank, tampil dalam konser tersebut KLA Project. Bank yang mengawali karier bermusik sejak tahun 1990 tersebut tidak kalah semangat membawakan lagu-lagunya.

Salah satu lagu yang mendapatkan apresiasi dari para penonton yakni lagu merah jambu. Ketika Kanton Baskara menyanyikan menyanyikan lagu merah jambu penonton dengan sontak juga ikut bernyanyi. Demikian juga dengan lagi Jogjakarta. Penonton terbawa dalam suasana nostalgia.

Kebangkitan Ekonomi di NTT

Sebelumnya, Konser kebangsaan dengan tema "Pembumian Pancasila dari Ende untuk Indonesia" dalam rangka memeriahkan puncak perayaan hari lahir Pancasila 1 Juni 2022 yang dilaksanakan di Stadion Marilonga-Ende malam ini mendapat tanggapan yang srius dari vokalis Slank, Kaka.

Menurut sang vokalis, konser yang dilakukan tersebut dapat membawa dampak yang besar bagi beberapa sektor dalam upaya peningkatan ekonomi.

Beberapa sektor yang membawa dampak positif dari konser yang telah direncanakan dua tahun lalu tersebut yakni ekonomi, pariwisata, dan geliat musik di tanah air.

"Konser kebangsaan malan ini merupakan momen kebangkitan di sektor ekonomi, pariwisata dan musik di tanah air," ungkap Kaka Slank usai menyanyikan lagu-lagu kebangsaan di Stadion Marilonga-Ende.

Sebelumnya dalam konferensi pers, Kaka Slank mengungkapkan bahwa, orang Ende memiliki selera musik yang tinggi (hight class taste).

Hal tersebut karena dalam konser kebangsaan yang disponsori oleh Bank NTT tersebut karena mengundang dua Bank legend yakni grup band Slank dan KLA Project.

"Kalau ngundang Slank dan KLA Project berarti selera musik orang Ende hight class taste," ungkapnya.

Baca juga: Kaka Slank Bilang Konser Kebangsaan Pembumian Pancasila adalah Moment Kebangkitan Ekonomi di NTT

Jokowi Nonton Konser

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat turut serta menonton Slank dalam konser kebangsaan dalam rangka memeriahkan perayaan hari lahir Pancasila 1 Juni 2022.

Konser yang mengusung tema "Pembumian Pancasila dari Ende untuk Indonesia tersebut dilaksanakan di Stadion Marilonga-Ende, Rabu 1 Juni 2022 malam.

Selain Presiden Joko Widodo dan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam konser kebangsaan tersebut, hadir pula Ibu Iriana Jokowi dan Bunda NTT Julie Laiskodat.

Presiden Jokowi dan rombongan duduk di kursi VIP. Mereka turut serta menyaksikan konser yang sudah dua tahun direncanakan oleh pemerintah provinsi NTT dan pemerintah Kabupaten Ende.

Mengenakan jacket berwarna merah yang bertuliskan G20, Presiden Joko Widodo dan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat seakan larut dalam penampilan apik Slank.

Berdasarkan pantauan, setelah Slank tampil, Presiden Jokowi langsung kedepan panggung dan mengucapkan Terima kasih kepada Slank yang sudah memberikan penampilan apik dan energik dalam konser Kebangsaan tersebut.

Kaka Slank setelah menampilkan skitar belasan lagu dalam konser tersebut mengucapkan Terima kasih kepada pemerintah Presiden Jokowi, Gubernur NTT, dan Bupati Ende yang sudah memberikan kesempatan kepada Slank untuk tampil dalam konser kebangsaan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia tersebut.

"Semoga kedepan kita bisa bertemu lagi dalam konser tour Flobamora," ungkapnya.

Selan menampilkan grup band Slank, konser yang disponsori oleh Bank NTT tersebut menampilkan KLA Project dan Venny KDI yang menyanyikan lagu dangdut.

Di stadion Marilonga Ende juga terdapat beberapa stand pameran UMKM binaan Bank NTT. Sebab konser tersebut harus membawa dampak ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Ende.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Simposium Pembumian & Penggeloraan Pancasila di Ende

Bagi BLT

Sementara itu, Presiden Joko Widodo bersama ibu negara, Iriana Joko Widodo didampingi sejumlah pejabat Negara, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT Yosef Nae Soi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada, Rabu 1 Juni 2022.

Kedatangan Jokowi bersama rombongan di Kabupaten Ngada, melakukan berbagai kegiatan. Selain membagikan BLT Minyak Goreng dan BLT PKH, selanjutnya Presiden Jokowi juga mengunjungi Kampus Bambu di Turetogo, Kecamatan Golewa.

Sejak turun dari Bandara Turalelo Soa, Jokowi disambut ribuan masyarakat di Soa dan sekitarnya. Teriakan histeris Jokowi pecah terdengar di telinga. Petugas keamanan bekerja keras untuk mengatur warga yang saling berdesakan-desakan untuk bisa bersalaman dan foto dengan Jokowi.

Jokowi bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Ngada Andreas Paru bersama Istri. Jokowi kemudian dipakaikan pakian adat Mosalaki Kabupaten Ngada oleh Bupati Andreas.

Selanjutnya Jokowi bersama rombongan menuju ke Pasar Bobou di Kecamatan Bajawa. Selama perjalan masyarakat memadati bahu kiri dan kanan jalan untuk menyapa Jokowi dan tanpak masyarakat ingin menghadang mobil RI agar bisa bertemu Jokowi. Tanpak pagar betis dari para siswa dan guru-guru di sejumlah titik jalan.

Tiba di Pasar Bobou, Jokowi disambut dengan ratusan ribu lautan manusia. Tanpak para petugas keamanan baik dari Panpres bersama petugas TNI/Polri dan Sat Pol PP kewalahan. Warga berdesakan-desakan untuk mendekati Jokowi.

Tanpak suasananya sangat ramai bercampur haru. Terlihat banyak warga yang menangis melihat Jokowi datang dan melambaikan tangan.

Suasana makin riuh ketika Jokowi turun dari mobil dan menyapa warga. Jokowi kemudian disambut Wakil Bupati Ngada Raymundus Bena bersama istri.

Jokowi dan Iriana kemudian langsung membagi-bagikan baju kaos. Warga makin berebutan hingga petugas keamanan kewalahan untuk mengatur. Bahakan sejumlah warga naik ke atas atap rumah untuk melihat Jokowi.

Selanjutnya Jokowi bergerak menuju stand pedagang dan menyapa warga. Jokowi juga sempat berbelanja jeruk nipis 1 Kg milik pedagang Sisilia Meo. Meskipun harga Rp 30 ribu/Kg, Jokowi memberikan uang Rp 200.000.

"Saya sangat bangga dan terharu bapak Jokowi bisa datang di Bajawa dan sangat special Bapak Jokowi bisa bertatapan langsung dengan saya. Ini momen yang tak terlupakan bagi saya. Bapak Jokowi beli jeruk 1 kilo tadi, harga jeruk 1 kg ini sebenarnya Rp 30 ribu. Saya sempat kasitau bilang bapa ini jeruk 1 Kg Rp 30 ribu, tapi bapak Jokowi kasih uang Rp 200 ribu pecahan Rp 50 ribu empat lembar,"urainya sambil menunjukan uang itu.

Sisilia juga mengaku uang yang dikasih Jokowi itu Rp 150 akan menjadi tambahan modal usaha dan Rp 50 ribu disimpannya sebagai kenangan. "Uang ini nanti sebagian saya beli barang dagangan ini untuk jual karena ini pemberian dari bapak Presiden ini mungkin menjadi berkat usaha saya ke depan, sedangkan Rp 50 ribu saya simpan sebagai kenangan bahwa uang ini pemberian dari bapak Jokowi,"ujarnya.

Sisilia juga mendoakan agar Jokowi tetap diberikan kesehatan dalam memimpin rakyat Indonesia.

Selanjut Jokowi bersama rombongan makan siang di rumah makan Family Resto dan melakukan sholat. Kemudian Jokowi melanjutkan kunjungan ke Kampus Bambu di Turetogo, Kecamatan Golewa.

Dalam perjalan dilalui Jokowi disambut dengan 'lautan' manusia memadati perjalan dengan berteriak bapak Jokowi. Bahakan di sepanjang jalan di Mataloko, Kecamatan Golewa, diguyur hujan lebat, warga rela basah untuk menunggu Jokowi melintas untuk bisa menyapa secara langsung.

Usai dari Kampus Bambu, Jokowi bersama rombongan kemudian menuju lapangan Lebijaga, Kota Bajawa untuk kembali ke Kabupaten Ende menggunakan helikopter.

Saat tiba Jokowi sudah disambut ratusan ribu masyarakat di gerbang masuk lapangan itu dan teriakan bapak Jokowi selalu digemakan. Jokowi kemudian masuk ke dalam lapangan dan disambut ribuan warga memadati tribun.

Jokowi kemudian bersama Iriana, Ibu Negara menghampiri dengan mengelelingi tribun melambai-lambaikan tangan, menyapa dan bersalaman dengan masyarakat sambil membagi-bagikan bingkisan untuk masyarakat. Masyarakat saling berebutan bingkisan hingga pagar kawat bagian dalam lapangan terancam roboh.

Warga juga tampak nekat menaiki pagar tembok dan sebagian atap rumah warga dari luar stadion untuk melihat Jokowi sebelum meninggalkan tanah Ngada.

Selanjutnya Jokowi masuk ke dalam helikopter melambaikan tangan kepada masyarakat dan bersama rombongan pulang.

Bupati Ngada, Andreas Paru, kepada POS-KUPANG.COM, mengaku bangga dan berterima kasih kepada Jokowi yang sudah berkunjung ke Kabupaten Ngada.

Baca juga: Sempat Pupus, Mimpi Goris Bertemu Jokowi Jadi Kenyataan

"Kali ini puas sekali pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Ngada atas kunjungan presiden walaupun dalam waktu yang singkat. Pak Jokowi bisa bertemu dengan masyarakat dan masyarakat bisa melihat langsung. Luar biasa pak Jokowi meskipun perjalanan jauh tapi bisa menyapa masyarakat pada belasan titik hari ini,"ujarnya.

Bupati Andreas juga menyampaikan permohonan maaf bagi masyarakat di Soa karena presiden batal mengunjungi pasar Soa, karena fokus kunjungan di pasar Bobou. Meski demikian Jokowi juga sempat menyapa masyarakat Soa.

"Respon masyarakat begitu bagus dan tertib, animo yang begitu luar biasa. Tidak bisa dibendung tapi luar biasa pak Jokowi juga menyapanya bagus,"ungkapnya.

Ketika ditanya apakah ada komunikasi terhadap Presiden sehingga Jokowi bisa mengunjungi Kabupaten Ngada, kata Bupati Andreas, komunikasi itu tentu berjenjang. Karena itu, presiden pasti menampung informasi-informasi tentang berbagai potensi di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Ngada.

Bupati Andreas juga, mengaku Kabupaten Ngada memiliki potensi pengembangan tanaman bambu. Saat ini sebanyak 40 ribu hektar di Kabupaten Ngada ada tanaman bambu dari luas wilayah keseluruhan 1.620 Km2 dengan jumlah rumpun hampir 1000 rumpun serta jumlah batang hampir 30 juta batang.

Menurutnya terkait potensi bambu ini juga, ia sudah menyampaikan kepada Persiden dan respon presiden sangat luar biasa. Karena itu tanaman bambu itu perlu dikembangkan dengan melibatkan masyarakat pada lahan-lahan kritis yang cukup luas di Kabupaten Ngada.

"Jadi respon bapak Jokowi luar biasa kita tinggal menunggu saja kebijakan pusat bagiamana untuk bisinergi dengan provinsi dan pemerintah pusat," ujarnya.

Selain itu, Kata Bupati Andreas, ia juga melapor kepada Presiden bahwa Kabupaten Ngada bertumbuh pada sektor pertanian, selain bambu, juga sayur-sayuran dan dari total PDRB 40 persen atau sekitar Rp 900 miliar disumbangkan dari sektor pertanian.

"Dan bapak Presiden melihat sendiri bahwa Ngada ini tanahnya sangat subur. Sehingga sangat tepat saya dan pak Wakil Bupati dimana visi misi kami dengan tagline 'Tante Nelaparis',"ungkapnya.

Beli Jeruk

Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Pasar Bobou di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Rabu 1 Juni 2022 menjadi kesempatan terindah bagi Sisilia Meo, penjual di pasar itu.

Usai menyerahkan Bansos dan BLT itu, Jokowi menyapa para penjual sayuran dan pedagang asongan yang ada di pasar itu. Jokowi membeli jeruk nipis 1 kilogram (Kg) milik Sisilia Meo. Ia mengeluarkan uang Rp 200.000 dalamn pecahan Rp 50.000.

Disaksikan ratusan pasang mata Sisilia meneteskan air mata menerima uan dari Presiden RI. Mereka berteriak histeris memanggil nama 'Jokowi-Jokowi'.

Kepada TribunFlores.com Sisilai mengaku sangat bangga dan terharu bahkan dia menangis.

"Saya sangat bangga dan terharu Bapak Jokowi bisa datang di Bajawa dan sangat spesial Bapak Jokowi bisa bertatapan langsung dengan saya. Ini momen yang tak terlupakan bagi saya,"ungkap Sisilia.

Sisilia mengaku, Jokowi membeli jeruk nipis yang ia jual ukuran 1 Kg.

"Bapak Jokowi beli jeruk 1 kilo tadi, harga jeruk 1 kg ini sebenarnya Rp 30 ribu. Saya sempat kasitau bilang bapa ini jeruk 1 Kg Rp 30 ribu, tapi bapak Jokowi kasih uang Rp 200 ribu pecahan Rp 50 ribu empat lembar,"urainya sambil menunjukkan uang itu.

Sisilia juga mengaku jeruk itu ia beli dari Mataloko dan menjualnya di pasar Bobou. Ia sudah bertahun-tahun menjual sayur-sayuran dan buah-buahan di pasar itu.

Kata Sisilia, uang yang diberikan Jokowi, sebanyak Rp 150 akan menjadi tambahan modal usaha dan Rp 50 ribu disimpannya sebagai kenangan.

"Uang ini nanti sebagian saya beli barang dagangan ini untuk jual karena ini pemberian dari Bapak Presiden ini mungkin menjadi berkat usaha saya ke depan, sedangkan Rp 50 ribu saya simpan sebagai kenangan bahwa uang ini pemberian dari Bapak Jokowi,"ujarnya.

Sisilia juga mendoakan agar Jokowi tetap diberikan kesehatan dalam memimpin rakyat Indonesia.

Sebelum membeli jeruk nipis, Presiden Jokowi menyerahkan Bansos BLT PKH dan BLT minyak goreng kepada Yosefina Saja, Maria Leko, dan Yustina Bupu, Mereka mengaku bangga dan sangat terharu karena Presiden Jokowi yang langsung menyerahkan bantuan itu.

"Kami bangga sekali dan terharu bapak Jokowi yang kasih langsung ke kami. Ini kenangan yang tak terlupakan,"ungkap Yosefina diakui Maria dan Yustina.

Ketiganya juga mengaku sejak dari dahulu, presiden yang kunjungi Kabupaten Ngada, barulah Presiden Jokowi. Karena itu mereka mendoakan agar Presiden Jokowi tetap sehat selalu dan sukses dalam mimpin negara serta semakin dicintai rakyat.

"Bapak Jokowi ini orangnya hebat dan sangat baik doa kami semoga bapa tetap sehat dalam mempimpin rakyat Indonesia,"ungkap Maria Leko diamini lainya.

Wakil Bupati Ngada, Raymundus Bena, SS.,M.Hum, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mengujungi Kabupaten Ngada.

"Ini luar biasa dan penyambutan masyarakat tadi juga begitu antusias dan juga keamanan terjaga dengan baik. Ini sangat mengobati hati masyarakat karena selama Kabupaten ini terbentuk bahkan semenjak Indonesia Merdeka, belum pernah presiddn yang datang dan Jokowi ini Presiden satu-satunya Presiden yang pertama mengunjungi kami di Ngada ini,"ungkapnya.

Raymundus juga mengharapkan kunjungan Jokowi ini bisa membuahkan hasil dalam kaitan dengan kebijakan-kebijakan pembangunan ke depan berkaitan dengan program-program ke depan dari pusat terutama dana DAK.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Ngada, Ny. Blandina Mamo, mengaku bersyukur kepada Tuhan dan bersuka cita atas kunjungan Jokowi di Kabupaten Ngada.

"Ini momen yang langkah, sejak mama saya lahir tidak pernah ada Presiden yang kunjung dan saat saya baru Presiden Jokowi yang berkunjung kesini, apalagi yang menerima bapak Presiden Jokowi pertama di Ngada bapak Wakil Bupati dan saya,"ungkapnya.

Ny Blandina, juga mengharapkan agar dengan kehadiran Jokowi di Pasar Bobou, dapat menarik para pembeli untuk datang dan berbelanja di pasar Bobou.

Kunjungan presiden Jokowi di Pasar Bobou disambut oleh ratusan ribu masyarakat Ngada. Selain memadati komplek pasar itu, setiap bahu jalan yang dilintasi Presiden dipadati masyarakat untuk menonton langsung Jokowi.

Saat Jokowi tiba di Pasar Bobou, disambut teriakan histeris Jokowi-Jokowi dari ratusan ribu masyarakat yang sudah memadati pasar itu. Bahakan sebagian masyarakat harus rela naik ke atas bubung atap rumah untuk melihat langsung kedatangan Jokowi.

Berita Jokowi lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved