Kunjungan Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo; Saya Tunggu Pak Bupati Ende ke Istana Bahas Pembangunan Kota Ende

Presiden RI, Joko Widodo mengundang Bupati Ende, Djafar Achmad datang ke Istana Negara Jakarta mendiskusikan program pembangunan Kota Ende.

Editor: Egy Moa
SEKERTARIAT KABINET RI
Presiden Jokowi bersama ibu saat berada di Pasar Bobou Bajawa. Kedunya tampak mengenakan pakaian adat Bajawa, Rabu 1 Juni 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Bupat Ende, Djafar Achmad  mendapat waktu lima menit berbicara langsung dengan Presiden Joko Widodo, sekembalinya dari  kunjungan kerja ke Kabupaten Ngada, Rabu 1 Juni 2022.

Djafar hendak menyampaikan program yang dikerjakannya bersama Wakil Bupati, Erik Rede membangun kota sejarah Ende. 

"Saya menyampaikan program saya untuk membangun Ende kedepan. Jika orang melalui proyek, maka saya ingin Ende ini dari pariwisata sejarah supaya sejajar dengan Labuan Bajo untuk bisa mengangkat kemiskinan di Ende ini," ungkap Bupati Djafar saat ditemui di Kantor Bupati Ende, Kamis 2 Juni 2022.

Setelah meminta waktu lima menit dengan Presiden, lanjut Djafar, orang nomor satu di Indonesia itu kemudian meminta supaya pembicaraan terkait hal tersebut dilaksanakan di istana negara saja.

Baca juga: Waktu Lima Menit yang Berharga,Bupati Ende Bicara dengan Presiden Joko Widodo

"Kita bicarakan di istana saja. Saya tunggu pak Bupati di istana saja. Saya takut salah dengar saya tanya dimana Pak Presiden? Jawaban di istana, saya pikir di Hotel Grand Wisata," kata Djafar mengutip jawaban Presiden Jokowi pada saat itu.

Presiden Jokowi kemudian menyarankan Bupati Ende, Djafar Achmad untuk menyiapkan semua konsep pembangunan Ende kedepan sehingga bisa dipresentasikan dengan kementrian dan lembaga terkait.

"Nanti Pak Bupati presentasikan semuanya disana, supaya sekali jalan saja," ungkap Djafar.

Bupati Djafar mengaku, memang konsep membangun Ende sebetulnya sudah ada di dalam pikirannya. Namun karena waktunya terbatas Presiden menghendaki agar pembicaraan tersebut dilakukan di istana.

Baca juga: Menteri ESDM, Arifin Tasrif Apresiasi Pertamina dalam Kunjungan ke TBBM Ende

"Saya sudah siap. Saya sudah komunikasikan dengan Labuan Bajo. Karena saya punya skenario begitu. Setelah Labuan Bajo, Ende harus bisa sejajar dengan Labuan Bajo. Karena itu kita harus setting Ende ini lebih baik," terangnya.

Bupati Djafar menjelaskan bahwa, pemerintah daerah Kabupaten Ende berencana untuk membangun semua infrastruktur seperti Pelabuhan dan Bandara yang lebih baik. Hal tersebut dilakukan supaya dapat mendukung geliat pembangunan pariwisata di daerah itu.

Selain itu, tambah Bupati Djafar di Taman Renungan Bung Karno, dirinya ingin dilengkapi dengan perpustakaan dan arsip nasional yang terkait dengan Bung Karno supaya dibawa ke perpustakaan tersebut.

"Supaya ketika orang datang ke taman Bung Karno itu dia bisa melihat sejarah bangsa ini. Kemudian semua tempat bersejarah di Ende yang berkaitan dengan Soekarno harus dilengkapi dengan fasilitas. Dan itu semua sudah diseting dengan Labuan Bajo," ungkapnya.

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Ende Luar Biasa

Ia berharap, dengan adanya pelaksanaan peringatan hari lahir Pancasila tersebut dapat membawa dampak yang positif bagi masyarakat dan keinginan pemerintah Kabupaten Ende untuk membenahi infrastruktur yang ada dapat tercapai.

"Kita berharap melalui jalur kebangsaan ini, pembangunan infrastruktur untuk mendukung wisata sejarah, kita dapat," pungkasnya.
 

Berita Ende lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved