Berita Flores Timur

Hadiri Penutupan TMDD Kodim Flotim, Penjabat Bupati Flores Timur: Terima Kasih TNI

daerah perbatasan atau daerah-daerah pulau terkecil terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah yang terkena bencana.

Penulis: Hilarius Ninu | Editor: Gordy Donovan
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf Tunggul Jati, SH bersama Penjabat Bupati Flotim, Doris Rihi dan warga Desa Kawaliwu pada penutupan TMMD, Kamis 9 Juni 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, LARANTUKA - Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi, M.Si, menghadiri Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMDD) ke 113 Tahun Anggaran 2022 Kodim 1624/Flotim di Lapangan SDK Likotuden Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Flores Timur, Kamis 9 Juni 2022.

Dalam amanat Pangdam IX Udayana Mayjen Sonny Aprianto yang dibacakan oleh Kepala Seksi Teritorial Korem 161/Wirasakti Kupang, Kolonel Inf. Seniman Zega, SH, M.Ip, yang bertindak sebagai pemimpin dalam upacara ini menegaskan bahwa TDMM merupakan program terpadu lintas sektoral antara Kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemeritahan daerah dan komponen bangsa lainnya.

Prioritas TDMM adalah daerah-daerah yang tergolong sebagai daerah miskin atau tertinggal, daerah terpencil atau terisolir, daerah perbatasan atau daerah-daerah pulau terkecil terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah yang terkena bencana.

Baca juga: Momen Penjabat Bupati Flores Timur Kunjungi Warga di Pulau Solor

 

“Program ini adalah sebagai upaya memberdayakan masyarakat dengan membangun atau merehabilitasi sarana dan prasarana wilayah, fasilitas sosial maupun fasilitas umum yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat,” terang Kolonel Inf. Seniman Zega.

Selanjutnya diungkapkan pula bahwa program TMDD ini melibatkan segala komponen bangsa termasuk di dalamnya menurunkan 600 prajurit TNI yang tersebar di empat kabupaten/kota Se-Balinusra yaitu Kabupten TTU, Flores Timur, Lombok Timur dan Klungkung.

“Dalam TMMD ke 133 tahun 2022 ini, berbagai sasaran kegiatan telah selesai dilaksanakan, terdiri dari sasaran fisik, maupun kegiatan sasaran non fisik. Sasaran fisik meliputi kegiatan pembangunan infrastruktur, baik fasilitas umum maupun fasilitas sosial. Sedangkan kegiatan non fisik berupa kegiatan penyuluhan sosial yang diberikan kepada masyarakat, di antaranya wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme dan terorisme, penyuluhan hukum, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Baca juga: Desa Kawalelo dan Lewomuda Terhubung Berkat Dedikasi Kodim Flores Timur

Di akhir amanatnya, Pangdam Sonny Aprianto berpesan untuk tetap mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat dengan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu dan memberikan kontribusi demi kesejahteraan masyarakat, melestarikan semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa Indonesia yang sudah terbina dengan baik saat ini, kepada masyarakat agar memelihara hasil program TMDD ke 113 agar dapat dinikmati oleh masyarakat dalam waktu yang cukup lama, bagi para Komandan Satgas agar melakukan evaluasi secara menyeluruh, dan pada para prajurit yang tergabung dalam program ini untuk kembali ke induk kesatuan masing-masing.

Sementara itu dalam arahannya sesudah membacakan amanat Pangdam IX Udayana, Kepala Seksi Teritorial Korem 161/Wirasakti Kupang, Kolonel Inf. Seniman Zega, SH, M.Ip, mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemerintahan Daerah Flores Timur, masyarakat desa, dan Kepolisian yang sudah berkolabarasi dan bekerjasama secara baik dengan TNI dalam program ini. Kolonel Inf.

Seniman Zega juga berpesan kepada masyarakat desa untuk selalu menjaga dan merawat fasilitas jalan yang sudah dibangun dalam TMDD ke 113 di desa Kawalelo dan Lamuda ini, serta berharap agar prajurit yang terlibat dalam program ini tetap menjaga tali silahturahmi dengan warga desa meskipun sudah meninggalkan desa ini.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved