Berita NTT

KADIN NTT Gandeng Habibie Education Youth,Anak NTT Bisa Kuliah dan Kerja di Jerman

Kamar Dagang dan Industri NTT menggandeng Habibie Education Youth membuka jalan bagi anak-anak NTT mengenyam pendidikan jenjang S2 di Jerman.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ATHI DEMA
Belasius Lema yang merupakan kordinator Wakil Ketua Umum KADIN NTT,Nana Pengurus KADIN di bidang ketenagakerjaan dan vokasi, Bobby Lianto,Ketua Umum KADIN NTT,Eka Prasetya, Sales Director Habibie Education Youth dan Wakil Ketua Umum I KADIN NTT,Restu Dupe (Dari kiri ke kanan) berbincang mengenai Habibie Education Youth saat menghadiri Musyawarah Nasional Khusus KADIN 2022 di Banten pada 22-23 Juni 2022.   

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Asti Dhema

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG- Baru-baru ini Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (KADIN NTT) memberikan kabar gembira bahwa akan menggandeng Habibie Education Youth ke NTT.

"Saya merasa ini adalah satu kebangkitan bagi NTT dimana kita terbuka jalannya bagi anak-anak NTT yang mau belajar sampai S2 ke Jerman bahkan bekerja di Jerman,"ungkap Ketua KADIN NTT, Bobby Lianto MM., MBA dalam Chanel YouTubenya,  24 Juni 2022.

Menghadiri Musyawarah Nasional Khusus KADIN 2022 di Banten bersama Belasius Lema yang merupakan kordinator wakil ketua umum KADIN NTT dan juga Wakil Ketua Umum I KADIN NTT,Restu Dupe. Merupakan satu kabar gembira bagi Nusa Tenggara Timur bahwa KADIN NTT akan melakukan satu kerja sama dengan Habibie Education Youth dimana Habibie Education Youth  adalah perpanjangan tangan dari pemerintah Jerman untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak muda yang ingin melanjutkan pendidikan di Jerman.

"Yang lebih menggembirakannya lagi,KADIN NTT akan melakukan kerja sama dengan Habibie Education Youth yang akan datang ke Kupang dan akan membuka di Kupang sehingga kita akan merekrut setiap anak-anak muda yang akan sekolah dan bekerja nantinya di Jerman,"lanjut Bobby.

Baca juga: Gubernur NTT dan Menteri ESDM Parade Sepeda Motor Listrik di Labuan Bajo

Pengurus KADIN di bidang ketenagakerjaan dan vokasi yang sudah 12 tahun bergabung bersama KADIN,Nana menyampaikan bahwa sekarang ini kita tahu bahwa apabila ingin meniru vokasi atau seperti pendidikan vokasional itu harus benar-benar menjiplak seratus persen negara Jerman karena vokasi itu sudah ada di Jerman sejak 1871.

Disampaikan Nana,kita baru mengenal vokasi beberapa tahun belakangan ini saja.untuk itu,Jerman pada saat ini,sejak 2017 membuka luas untuk bangsa Indonesia yang berusia 18-30 tahun untuk mengambil pendidikan tinggi atau ingin mengambil Master untuk lulusan-lulusan S1 atau bahkan ingin bekerja di Jerman secara permanen di Jerman.

"Bisa nanti kita langsung menjelaskan secara konkrit mengenai syarat dan prasyaratnya.Ini merupakan program langsung pemerintah Jerman karena kita tahu pasti bahwa pendidikan itu gratis,"terang Nana.

Menurut Nana,sebenarnya Bahasa Jerman itu tidak terlalu sulit karena bahasa Jerman dan bahasa Indonesia banyak kemiripan seperti, gratis, bonus, trotoar, kandidat dan handuk.

Baca juga: Beli Kendaraan Tanpa DP, Datanglah ke KKB On The Street Bank NTT di Kota Kupang

"Jadi banyak banget bahasa-bahasa Jerman yang sudah disadur dalam bahasa Indonesia,"ungkap Nana.

Kemudian tidak hanya mendapatkan beasiswa tetapi juga mendapatkan tempat tinggal gratis,dapat gaji sebesar 752 Euro- 1.200 Euro tergantung perusahaannya kemudian mendapatkan uang transport serta jaminan pendidikan hingga program S2.

Pendidikan di Jerman memang Free tetapi nanti ada pembiayaan yang tidak begitu mahal senilai 35 juta yang bisa diangsur empat kali dan harga ini berlaku di seluruh Indonesia.

"Nggak ada bedanya.mau kamu ke Jakarta,Surabaya,sama.kita sudah ada di 16 Provinsi dan semoga Provinsi ke-17 adalah NTT," lanjut Eka Prasetya,Sales Director Habibie Education Youth dalam Chanel YouTube Bobby Lianto.

Baca juga: Menikmati Pesona Air Terjun Cunca Lega di Manggarai, NTT

lanjut Eka,Nantinya Habibie Education Youth akan langsung buka di Kupang di bawah kepemimpinan KADIN NTT. Jadi,ini merupakan kesempatan yang sangat bagus bagi anak -anak NTT yang ingin melanjutkan pendidikan dan bekerja di luar negeri khususnya Jerman.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved