Renungan Katolik Hari Ini
Renungan Katolik Hari Ini, Kita Semua Dicintai dan Diterima oleh Tuhan
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/Pater-Fredy-JehadinSVD.jpg)
Oleh: Pater Fredy Jehadin, SVD
TRIBUNFLORES.COM - Simak renungan Katolik hari ini, Jumat 1 Juli 2022.
Renungan Katolik Hari Ini yaitu Kita Semua Dicintai dan Diterima oleh Tuhan.
BACAAN PERTAMA: AMOS 8: 4 - 6.9 - 12. INJIL MATIUS
9: 9 - 13.
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku."
Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Di Saat Jiwa sembuh Maka Badan Pun Sembuh
Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-muridNya.
Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Yesus mendengarnya dan berkata:
"Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."
Demikianlah Sabda Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Hari Raya Kelahiran St.Thomas Pembaptis, Rencana Tuhan Selalu Terpenuhi
SIRAMAN ROHANI
Tema: Kita Semua Dicintai Dan Diterima Oleh Tuhan!
Matius 9: 9 - 13
Saudara-saudari... Tuhan sangat mencintai kita dan selalu siap menerima kita. Injil hari ini sudah sangat jelas mengatakan hal itu kepada kita. Matius, pemungut cukai, yang dianggap pendosa oleh banyak orang, khususnya oleh orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, dipanggil Tuhan.
Tuhan sangat mencintai dia dan membutuhkan dia. Yang sangat menarik dalam kisah hari ini adalah bahwa di saat mendengar panggilan Tuhan: “Ikutlah Aku!”, Matius langsung berdiri dan mengikuti Yesus.
Tidak ada diskusi. Dan yang lebih menarik lagi adalah bahwa Yesus bukan mengajak Matius untuk pergi ke tempat lain, tetapi masuk ke dalam rumah Matius sendiri, rumah di mana ia tinggal siang dan malam bersama keluarganya. Satu penghargaan yang sangat luar biasa bagi Matius. Seorang yang dianggap pendosa oleh banyak orang, tetapi justru dicintai oleh Tuhan.
Satu kebahagiaan yang sangat luar biasa bagi Matius. Sebagai tanda syukur dan bahagia, Matius mengundang teman-teman sekerjanya dan juga orang-orang yang dianggap berdosa untuk makan bersama Yesus dalam rumahnya. Yesus menerima mereka semua. Itulah Tuhan, Dia sangat mencintai manusia. Dia menerima kita apa adanya kita.
Sewaktu orang Farisi berkata kepada murid-murid Yesus: “Mengapa gurumu makan bersama dengan pemungut cukai?” Bukan para murid yang menjawab pertanyaan itu, tetapi Yesus sendiri menjawab mereka dan dengan tegas berkata: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit!” Yesus menganggap orang berdosa adalah orang sakit; orang yang membutuhkan pertolongan, membutuhkan kesembuhan, perawatan, bukannya harus dibuang dan diasingkan. Sungguh luar biasa Tuhan kita. Dia sangat mencintai kita dan selalu siap melayani kita.
Marilah saudara-saudari
Ingatlah selalu bahwa di saat kita jatuh, Tuhan selalu memanggil kita.
Tetapi pertanyaan untuk kita: Apakah kita tetap mendengarkan suara Tuhan di saat kita jatuh? Apakah kita bangkit berdiri dan mengikuti panggilanNya?
Bersama Bunda Maria kita berdoa: Tuhan bantulah kami, semoga di kala kami jatuh kami tetap mendengar suara-Mu dan dengan penuh sukacita bangkit berdiri, mengikuti panggilan-Mu, seperti yang sudah ditunjukkan oleh Matius hari ini.
Doa ini kami sampakan dengan perataraan Kristus Tuhan kami. Amen!