Berita NTT

BREAKING NEWS: Warga NTT Temukan Jasad Perempuan di Kolong Jembatan

Thomas mengatakan bahwa dirinya saat mengambil air bersih di sungai kemudian melihat ada orang dalam kondisi tengkurap di pinggir sungai.

Editor: Gordy Donovan
POS-KUPANG.COM/CHRISTIN MALEHERE
TIM - Pihak kepolisian dan Tim Inavis melakukan evakuasi terhadap jenazah korban berinisial A (30) penderita epilepsi yang ditemukan meninggal di pinggir sungai kolong jembatan Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin 4 Juli 2022. Jenazah korban yang dimuat di mobil polisi 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Sosok mayat perempuan ditemukan dalam kondisi tergeletak di pinggir sungai kolong jembatan, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Senin 4 Juli 2022.

Penemuan sosok mayat perempuan itu menghebohkan warga setempat yang langsung memadati lokasi kejadian serta melaporkan pihak kelurahan dan kepolisian.

Tak lama berselang, Personel Kepolisian Polsek Kelapa Lima bersama Tim Inavis dari RSB Titus Uly Kupang melalukan olah TKP kemudian penyidik juga memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Usai mengidentifikasi jenazah korban, kemudian Tim Inavis bersama personel kepolisian dan keluarga korban langsung mengevakuasinya ke RSB Titus Uly Kupang untuk melakukan visum.

Baca juga: Pria di NTT Ditemukan Tak Bernyawa dalam Rumahnya, Polisi Sebut Ada Luka Tusukan di Bagian Tubuh

 

Kepada POS-KUPANG.COM, Warga setempat, Thomas mengatakan bahwa dirinya saat mengambil air bersih di sungai kemudian melihat ada orang dalam kondisi tengkurap di pinggir sungai.

"Saya pikir itu orang lagi tidur atau ada buat apa, ternyata saat saya lihat dari dekat, ternyata orang itu sudah meninggal dunia, sehingga saya beritahu warga sekitar dan pihak RT langsung menginformasikan kepada pihak kepolisian," ungkap Thomas.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto didampingi Kapolsek Kelapa Lima, AKP Aulia Robby dan penyidik Reskrim memberikan keterangan terkait penemuan jenazah tersebut.

Kapolresta Krisna mengatakan bahwa sosok mayat perempuan tersebut berdasarkan keterangan keluarganya saat ini berusia 30 tahun dan selama ini menderita penyakit epilepsi.

Baca juga: 19 Anggota Polres Ngada Naik Pangkat, Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto Minta Jangan Lupa Ibadah

"Menurut keluarganya, korban mengidap epilepsi dan usianya 30 tahun yang tinggal di Oesapa Barat, dan setiap hari menyempatkan untuk mandi di sungai, kemungkinan saat korban mandi, penyakitnya kambuh hingga korban meninggal dunia," jelas Krisna.

Kondisi korban saat ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan suhu badannya masih hangat, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuhnya.

"Pihak keluarga korban telah ikhlas menerima kematiannya dan menolak tindakan Otopsi, sehingga ikut ke RSB Titus Uly untuk menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi," pungkasnya. (*)

Berita NTT lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved