Berita Kota Kupang

Penyidik Limpahkan Lima Tersangka Pengeroyok Wartawan 

Penyidik Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Kota Kupang melimpahkan berkas tersangka dan barang bukti dugaan penganiayaan wartawan kepada penyidik

Editor: Egy Moa
ISTIMEWA
Kapolresta Kota Kupang,Kombes Pol.Rishian Krisna Budhiaswanto, S.H., S.I.K., M.H 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Christin Malehere

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG-Penyidik Satreskrim Polres Kupang melimpahkan lima tersangka dan  barang bukti penganiayaan dan pengeroyokan terhadap wartawan online Fabi Latuan di depan Kantor PD Flobamora.

Kelima orang tersangka berinisial N, M, P, MD, dan J yang ditangkap pada lokasi berbeda. Satu tersangka berinisial N ditangkap di wilayah Kota Kupang, sedangkan empat tersangka lainnya M, P, MD, J ditangkap di Bandara Sepinggan, Provinsi Kalimantan Timur ketika hendak melarikan diri ke Jakarta.

Pelimpahan tahap kedua tersebut dilakukan pada Jumat 1 Juli 2022 oleh penyidik setelah Kejaksaan Negeri Kupang menyatakan berkas perkaranya telah lengkap.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, Senin 4 Juli 2022 mengatakan berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi dan barang bukti menyatakan keterlibatan lima tersangka telah melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap korban wartawan online.

Baca juga: Seorang Pria Asal Kota Kupang Lompat dari Kapal di Pulau Alor, Ini Kronologinya

"Keterangan para saksi di lokasi kejadian menunjukkan keterlibatan dari enam tersangka, dan lima diantaranya telah diproses hukum dan kini penyidik telah melimpahkan kepada kejaksaan untuk tahap hukum persidangan nanti," ungkap Krisna.

Sedangkan satu tersangka yang masih berstatus buronan, Penyidik Polresta Kupang Kota telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Terhadap satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran, dan kami sudah menerbitkan DPO untuk memudahkan pengejaran terhadap tersangka," ujarnya.

Akibat perbuatan pengeroyokan dan penganiayaan tersebut, lima tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan juncto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun 6 bulan tahun penjara.

Berita Kota Kupang lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved