Berita Sikka

Harga Terigu Segitiga Biru Naik di Maumere, Najewang Takut Usaha Kue Gulung Tikar

Meski harga kian menukik, ibu delapan anak itu enggan menaikan harga lantaran takut dijauhi pembeli, khususnya pelaggan tetap.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
JUAL KUE-Andi Najewang bersama anaknya Sarita Intan Haji keluhkan tingginya harga terigu segitiga biru, Kamis 07 Juli 2022 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Belum selesai dengan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng (migor), kini nasib masyarakat khususnya pedagang kecil semakin dipersulit dengan melonjaknya harga terigu.

Andi Najewang (52), penjual kue di Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, mengaku hawatir usahanya tak selaris kemarin lantaran harga terigu merek Segitiga Biru kian melonjak, Kamis 7 Juli 2022.

Baru-baru ini, Najewang menyambangi beberapa tempat belanja dan ditemukan harga terigu merek Segitiga Biru mencapai Rp 280.000/karung, dari harga sebelumnya Rp 110.000/karung.

Meski harga kian menukik, ibu delapan anak itu enggan menaikan harga lantaran takut dijauhi pembeli, khususnya pelaggan tetap.

Baca juga: Cuaca Buruk, Nelayan Nangahele di Sikka Tidak Melaut, Nelayan Kecil Menjerit Tak Ada Penghasilan

 

"Pernah kasi naik Rp 5.000/empat potong, tapi pembeli sangat berkurang, saya hawatir tidak laku dan merugi," katanya.

Sebaliknya, harga yang dipasarkan tetap seperti biasa yaitu seribu rupiah per keping. Ia hawati dengan melonjaknya harga terigu justru membuat usahanya gulung tikar alias bangkrut.

"Saya takut rugi, sekarang untung tipis, mudah-mudahan nanti harga terigu turun," harap wanita penafkah itu.

Selain itu, lanjut dia, tingginya harga minyak goreng pun masih menyayat hatinya yang saban hari membantu suami menafkahi keluarga.

"Setiap pagi jual kue untuk nafkahi keluarga. Anak saya ada delapan orang, ada yang masih kuliah," tuturnya.

Ia berharap ada solusi dari kemelut melonjaknya harga bahan pokok terigu yang enggan berdamai dengan pedagang kecil.

Baca juga: Yakob Berdaya Lewat Bambu di Sikka, Mampu Sekolahkan Anak-anaknya hingga Sarjana

Bantu Suami Nafkahi 8 Anak

Sebelumnya, Andi Najewang (52) masih sibuk melayani pembeli yang menghampiri lapak jualan kue miliknya, Kamis 7 Juli 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved