Berita Sikka

Kanim Maumere Sosialisasikan Penjamin & Tarif Izin di Keuskupan Agung Ende

Kanim Maumere melaksanakan sosialisasi melaksanakan sosialisasi kebijakan penjamin dan tarif izin tinggal keimigrasian di IsatanaKeuskupan Agung Ende.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORE.COM/HO-HUMAS IMIGRASI MAUMERE
SOSIALISASI. Imigrasi Maumere melaksanakan sosialisasi kebijakan penjamin dan tarif izin tinggal keimigrasian di Keuskupan Agung Ende, Kamis 7 Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere, di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan sosialisasi kebijakan penjamin dan tarif izin tinggal keimigrasian di Keuskupan Agung Ende.

Sosialisasi berlangsung di Istana Keuskupan Agung Ende, Ndona, Kabupaten Ende, Kamis 7 Juli 2022. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi Protokol kesehatan yang ketat baik petugas maupun peserta undangan.

Sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Ham Nomor 36 Tahun 2021 Tentang Penjamin Keimigrasian, Keputusan Dirjenim Nomor IMI-0199.GR.01.01 Tahun 2021 Tentang Pedoman Pendaftaran Penjamin Keimigrasian serta Peraturan Menkeu nomor 9/PMK.02/2022 Tentang Jenis dan Tarif PNBP Kebutuhan Mendesak atas Pelayanan Keimigrasian yang berlaku pada Kementerian Hukum dan HAM.

Baca juga: Partisipasi Imigrasi Maumere di Kopdar Humas Imigrasi 2022 untuk Komunikasi yang Menginspirasi

 

Kegiatan dipimpin dan dibuka langsung oleh Kepala Divisi Keimigrasian NTT Ismoyo. Dia juga memaparkan materi terkait Kebijakan penjamin dan tarif izin tinggal Keimigrasian dengan didampingi oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere yang berperan sebagai narasumber Eko Julianto Rachmad.

Diuraikan sosialisasi tersebut bertujuan untuk penyebaran informasi juga edukasi kepada masyarakat khususnya penjamin WNA yang berada di Keuskupan Agung Kabupaten Ende.“Tujuan sosialisasi ini diadakan adalah untuk memastikan dan menertibkan baik keberadaan dan tanggung jawab penjamin selama orang asing berada, melakukan kegiatan sampai dengan pemulangan ke negara asal juga untuk mencegah sponsor fiktif”, ungkap Ismoyo. (*).

Berita Sikka Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved