Berita NTT

Seorang Warga di NTT Aniaya Pasangan Pengantin Pakai Sajam saat Pesta Pernikahan

Pelaku menikam Nomensen Giri dan Feny Nenobahan menggunakan sebilah pisau yang sudah disiapkan sebelumnya.

Editor: Gordy Donovan
POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
DIRAWAT - Pengantin wanita korban penikaman, Heny Nenobahan saat dirawat di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang. Feny Nenobahan dan suami Nomensen Giri ditikam saat pesta pernikahan di Bisolo Desa Tuakao Kecamatan Fatuleu Barat, Senin 11 Juli 2022 dini hari. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Sepasangan Pengantin Ditikam saat pesta pernikahan berlangsung.

Peristiwa berdarah ini terjadi di Bisolo Desa Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 11 Juli 2022.

Korban bernama Nomensen Giri dan istrinya Feny Nenobahan.

Sedangkan pelaku penikaman merupakan warga Bisolo Desa Tuakao Kecamatan Fatuleu Barat.

Baca juga: Seorang Ketua RT di NTT Ditemukan Meninggal Dunia dalam Rumahnya

 

Pelaku menikam Nomensen Giri dan Feny Nenobahan menggunakan sebilah pisau yang sudah disiapkan sebelumnya.

Nomensen Giri menderika luka di bahu kiri, dan Feny Nenobahan luka pada paha kiri.

Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, pesta pernikahan Nomensen Giri dan Feny Nenobahan berlangsung di rumah orangtua mempelai wanita, Efram Nenobahan di RT 10 RW 05 Dusun III Kompleks Trans Bisolo Desa Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat.

Nomensen Giri dan Feny Nenobahan menjalani pemberkatan nikah di Gereja Tuakao, Kecamatan Fatuleu Barat, Minggu 10 Juli 2022. Acara dilanjutkan dengan pesta resepsi di rumah Efraem Nenobahan pada Minggu malam hingga Senin subuh.

Pada Senin pukul 03.00 Wita, pelaku tiba di tempat pesta, kemudian duduk di kursi pelaminan. Entah mengapa, tiba-tiba Musa Laniana membanting kursi.

Baca juga: Tanah Suku Hendak Dijual ke Investor, Warga Desa Bidoa Nagekeo Tanam Plang Larangan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved