Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Hari Peringatan Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja

Silakan Baca Renungan Katolik Hari Ini, Hari Peringatan Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-FR YOHANES
Simak renungan Katolik Hari Ini dari Fr. M. Yohanes Berchmans 

Ole: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk 

TRIBUNFLORES.COM - Simak renungan Katolik hari ini, Jumat 15 Juli 2022.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat memperingati Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja. Dan Injil hari ini dikisahkan tentang Murid murid Memetik Gandum Pada Hari Sabat (Mat. 12: 1 - 8). Hal ini mendapat reaksi dari orang orang Farisi, yang sangat taat kepada hukum Sabat.

Mereka berkata kepada Yesus " lihatlah, murid murid-Mu berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari sabat". Namun, sepertinya orang orang Farisi, belum memahami sepenuhnya isi hukum sabat.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Iman dan Harapan akan Menyelamat Kita 

 

Oleh karena itu, Yesus menjawab mereka " tidakkah kalian baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan para pengikutnya lapar? Ia masuk ke dalam bait Allah dan mereka semua makan roti yang tidak boleh dimakan, kecuali oleh imam imam". Yesus sengaja menampilkan sosok raja Daud yang mereka kagumi, agar mereka lebih paham. Dan Yesus juga membuka mindset mereka dengan berkata " di sini ada yang melebihi bait Allah".

Yang dimaksudkan adalah diri Nya sendiri. Oleh karena itu, maka Yesus sesungguhnya adalah Tuhan atas hari sabat.

Bagaimana dengan kita yang hidup di zaman now? Adakah kita juga menjadi orang orang Farisi modern, yang tahu sedikit, namun sok tahu? Faktanya memang demikian, kalau kita nonton di TV, banyak para pengamat seperti anak kecil, yakni pengamat yang hebat, tetapi penafsir yang keliru.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Kita Semua Dicintai dan Diterima oleh Tuhan

Oleh karena itu, secara implisit Yesus mengedukasi orang orang Farisi tentang pentingnya literasi. Kurangnya literasi berdampak pada kurangnya pengetahuan dan pemahaman, namun gaya kita sok tahu, seperti orang orang Farisi.

Maka, mari semua kita, teristimewa orang orang muda, untuk terus menyalakan api LITERASI, tidak hanya yang sifatnya profan, tetapi juga LITERASI rohani. Semoga demikian.

Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved