Berita NTT

Dua Imam SVD di Pulau Timor Meninggal Dunia, Dimakamkan pada Hari yang Sama

Salah satu kru Radio Tirilolok Jen Salem merasa sangat kehilangan seorang imam yang kreatif dan menjadi panutan.

Editor: Gordy Donovan
POS KUPANG. COM/TENI JENAHAS
BERKAT- Imam memberkati jenazah kedua imam saat misa di Biara Santo Yoseph Nenuk, Keuskupan Atambua, Jumat, 15 Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, ATAMBUA - Dua imam di Keuskupan Atambua, Pater Alexius Magu, SVD, dan Pater Balthasar Manehat, SVD meninggal dunia.

Dua imam dimakamkan di hari yang sama di Biara Santo Yoseph Nenuk, Keuskupan Atambua, Jumat 15 Juli 2022.

Upacara pemakaman ini diawali dengan perayaan misa yang dipimpin oleh Provinsial SVD Timor, Pater Didimus Nai, SVD.

Ribuan umat dan keluarga besar menghadiri upacara ini. Haru dan kehilangan sungguh dirasakan dalam peristiwa duka yang baru pertama kali terjadi.

Baca juga: PDIP Belum Bahas Calon Bupati Lembata 2024.

 

Dengan suara terbata-bata Pater Didi mengisahkan kedua sosok ini dengan karakter yang khas melekat dalam diri kedua imam Tuhan. Ada yang sangat prinsipil dan berwatak keras.

Itulah pembawaan Pater Alex Magu. Juga tersilip humoris, suka bergaul dan pekerja keras bagi sosok Pater Balthasar Manehat.

"Kami sungguh berduka. Kehilangan kedua saudara terkasih, Pater Alex Magu dan Pater Balthasar Manehat di hari yang sama cuma berbeda jam. Ini baru pertama kali terjadi. Peristiwa yang melukai perasaan kami. Semuanya karena rencana dan kehendak Sang Ilahi," kata Pater Didi.

Kehilangan kedua imam ini bagi Didi Pater Didi menjadi kisah langkah dan meninggalkan pengalaman duka yang tak pernah lenyap dalam hitungan waktu. Apalagi sosok kedua imam ini sangat menginspirasi banyak orang.

"Pater Alex sebelum menghembuskan nafas terahkhir masih menjalankan tugasnya sebagai formator para Novis di Biara Novisiat Nenuk dan Pater Balthasar Manehat masih bertugas sebagai Direktur Radio Tirilolok dan Anggota Dewan Provinsi SVD Timor," tuturnya lagi.

Salah satu kru Radio Tirilolok Jen Salem merasa sangat kehilangan seorang imam yang kreatif dan menjadi panutan.

Baca juga: Pertemuan Bilateral dengan Dirjen WIPO, Menkumham Yasonna Serahkan Instrumen Aksesi Traktat Budapest

Baginya Pater Balthasar sangat menguasai media sabagai sarana pewartaan. Kehadirannya sebagai Direktur di Radio Tirilolok memberi angin segar bagi para pendengar setia hingga saat ini.

"Air mata ini selalu menetes bila mengenang jasa dan pengabdian Pater Balthasar. Kami kru Radio Tirilolok sangat kehilangan. Ia sosok panutan dan pemberi semangat bagi kami," ucap Jen.

Hadir dalam misa pemakaman ini para imam, biarawan-biarawati, pejabat pemerintahan dan menteri komunikasi Timor Leste serta rombongan yang secara datang secara khusus untuk mengikuti upacara pemakaman ini.(*)

Berita NTT lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved