Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Jadilah Pribadi yang Rendah Hati

Dan sesungguhnya konspirasi terjadi hanya karena mereka iri hati dengan Yesus yang melakukan perbuatan baik, pada hari sabat.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-FR YOHANES
Simak renungan Katolik Hari Ini dari Fr. M. Yohanes Berchmans 

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

TRIBUNFLORES.COM - Simak renungan Katolik hari ini, Sabtu 16 Juli 2022.

SEMANGAT PAGI, dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus Menyembuhkan Orang Pada Hari Sabat dan Yesus Hamba Tuhan (Mat. 12: 14 - 21)?

Orang orang Farisi berkonspirasi untuk membunuh Yesus, hanya karena Yesus berbuat baik pada hari sabat, yakni menyembuhkan banyak orang.

Dan sesungguhnya konspirasi terjadi hanya karena mereka iri hati dengan Yesus yang melakukan perbuatan baik, pada hari sabat.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Hari Peringatan Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja

 

Demikianlah rasa iri hati dapat menghancurkan diri sendiri dan sesama, sehingga: pertama hidup tidak akan bahagia, artinya membuang kesempatan yang baik untuk memaknai hidup.

kedua tidak pernah merasa cukup, sehingga cemburu melihat hidup orang lain, lebih baik dan mampu. ketiga sulit untuk berbagi, yang artinya hanya ingat diri sendiri, tidak mau peduli dengan hidup orang lain.

keempat dijauhi oleh orang lain, bahkan tidak ada yang mau berteman dengan kita. kelima sulit menerima kegagalan, akibatnya akan memaksakan diri untuk jauh lebih baik dari orang lain. keenam sulit merasa tenang, sebab selalu berprasangka buruk terhadap orang lain, sehingga sulit merasa tenang.

Kita akan merasa gelisah dan resah ketika melihat orang lain bahagia. Dan sebaliknya, akan merasa bahagia ketika melihat orang lain menderita. ketujuh selalu merasa kurang, apalagi ketika melihat orang lain mendapatkan pencapaian lebih dari yang kita dapatkan.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Kita Semua Dicintai dan Diterima oleh Tuhan

kedelapan mudah marah karena mendapatkan saingan dan merasa sudah dikalahkan. Padahal hidup bukanlah perlombaan untuk menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah.

kesembilan mengacaukan kehidupan sendiri, karena ketika terlalu sibuk memikirkan urusan orang lain, padahal urusan dan kehidupan diri sendiri saja masih banyak yang perlu dibenahi.

Dan untuk tidak menjadi pribadi yang iri hati, maka kita harus menerima diri sendiri apa adanya atau belajar untuk menjadi diri sendiri.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah agar tidak menjadi iri hati, maka jadilah pribadi yang rendah hati. Semoga demikian.

Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved