Selasa, 14 April 2026

Berita Sikka

Turap Waikoro Jebol, Air Laut Pasang Genangi Rumah di Sikka

Ia menambahkan bahwa turap yang rusak ini dibangun sejak tahun 2010 lalu. Akibat jebolnya turap ini tidak saja berdampak ke rumah warga.

Tayang:
Editor: Gordy Donovan
zoom-inlihat foto Turap Waikoro Jebol, Air Laut Pasang Genangi Rumah di Sikka
TRIBUNFLORES.COM / KRISTIN ADAL
TERGENANG - Turap Waikoro Jebol, Air Laut Pasang Genangi Rumah di Sikka, Jumat 15 Juli 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Kristin Adal

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Air laut pasang mengenangi rumah warga RT 17/RW 01, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Jumat 15 Juli 2022 siang.

Turap yang dibangun untuk menahan air laut pasang, di Wairbleler itu jebol sejak 3 tahun lalu. Akibatnya 17 rumah dengan 37 kepala keluarga terendam air laut pasang. Kejadian ini terjadi 3 kali bahkan bisa seminggu dalam satu bulan.

Almujabar, ketua RT 17/ RW 01, Desa Waibeler, mengatakan air laut pasang yang meluap sampai ke permukiman warga. Ia mengakui turap yang jebol menyebabkan air laut pasang masuk ke rumah warga.

"Turap ini sudah jebol 3 tahun lalu. Dan belum diperbaiki oleh pemerintah. Warga di sini sudah mengeluh dan saya sebagai ketua RT 017/RW 01 sudah menyampaikan ke pemerintah desa. Saya berharap pemerintah segera memperbaiki turap ini," ungkap Jafar.

Baca juga: Bupati Sikka Robi Idong Buka Ekspose Pembangunan Pertanian

 

Pantuan TRIBUNFLORES.COM, air laut pasang masuk melalui bagian turap yang jebol. Air laut pasang ini terjadi pada jam 12 siang.

Sementara itu anggota BPD Desa Waibeler, Yusuf (35) mengakui pemerintah desa membantu warga seadaanya.

Ia mengatakan, padaFebruari 2022, ada anggota DPRD Kabupaten Sikka datang ke lokasi untuk meninjau turap yang rusak dan dijanjikan untuk segerah diperbaiki.

"Sudah pernah dikunjungi oleh anggota DPRD Kabupaten Sikka, pada bulan Februari 2022. Sampai sekarang harapan masyarakat untuk aman dari air laut pasang belum terjadi. Anggaran pemerintah desa belum ada untuk perbaikan atau membangun turap,"tutur Yusuf.

Baca juga: Sekda NTT Hadiri Rapat Perdana di DPRD NTT

Ia menambahkan bahwa turap yang rusak ini dibangun sejak tahun 2010 lalu. Akibat jebolnya turap ini tidak saja berdampak ke rumah warga tetapi juga satu kapela.

Untuk itu ia berharap, pemerintah Kabupaten Sikka memperhatikan dan membangun turap yang baru.

Berita Sikka lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved