Breaking News:

Berita Manggarai Barat

Korban KKB Asal Manggarai Dikenal Sosok Baik,Ramah dan Rajin

Jasad korban penembankan KKB Nduga di Papua asal Manggarai,Senin siang tiba Bandara Komodo Labuan Bajo,Kabupaten Manggarai Barat.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/GECIO VIANA
Jenazah korban penembakan KKB asal Kabupaten Manggarai, Yohanes Rangkas saat berada di Kargo Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin 18 Juli 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Gecio Viana

TRIBUNFLORES.COM,LABUAN BAJO- Jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, Yohanes Rangkas (26) tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Senin 18 Juli 2022.

Kakak ipar almarhum Yohanes Rangkas, Jefri (33) mengaku, korban dikenal sebagai sosok yang baik hati, ramah dan rajin bekerja. 

"Orangnya baik, ramah dan rajin," katanya saat ditemui di Kargo Bandara Komodo Labuan Bajo. 

Jefri beserta keluarga lainnya tengah menunggu ambulans untuk mengantarkan jenazah korban ke kampung halaman di Desa Ajang, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Baca juga: Tiga Jenazah Korban Penembakan KKB Papua Asal NTT Tiba di Labuan Bajo Manggarai Barat

Jefri menuturkan, korban Yohanes Rangkas pada malam sebelum kejadian masih melakukan video call (vc) dengan keluarga, dan mengabarkan dirinya dalam keadaan baik. 

Yohanes Rangkas sebelumnya bekerja sebagai sopir di Timika, dan baru bekerja di Nduga selama 1 tahun terakhir. 

"Sudah 5 tahun merantau di tempat kejadian ini baru satu bulan," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 3 jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin, 18 Juli 2022.

Baca juga: Ambil HP Saat Pemilik Lelap,Hendrik Dibekuk Polres Manggarai Barat

Dua korban berasal dari Bajawa Kabupaten Ngada atas nama Hubertus Goti (41) dan Paulus Watu (23) dan Kabupaten Manggarai atas nama Yohanes Rangkas

Jenazah tiba dari Surabaya sekitar pukul 10.00 Wita menggunakan maskapai penerbangan Batik Air. 

Pantauan TribunFlores.com, saat kedatangan jenazah tidak ada keluarga maupun pihak pemerintah yang menjemput. 

Sekitar pukul 11.00 Wita, terdapat beberapa warga Labuan Bajo yang berasal dari Bajawa datang untuk melihat jenazah para korban.

Baca juga: Bupati Manggarai Barat Buka Suara Kenaikan Tarif Masuk TNK untuk Jaga Ekosistim

"Kami sebagai orang Bajawa, dapat informasi dari Facebook sehingga kami datang ke sini," kata seorang warga Labuan Bajo yang berasal dari Bajawa. 

Lebih lanjut, ketiga jenazah korban saat ini berada di Kargo Bandara Komodo. 

Dua peti jenazah yakni atas nama Hubertus Goti dan Yulius Watu terbungkus dengan terpal.  Sementara itu, peti jenazah dari Kabupaten Manggarai atas nama Yohanes Rangkas tidak tertutup dengan terpal. 

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keluarga para korban serta pihak pemerintah.  Selain itu, tidak terdapat mobil ambulans serta pengamanan dari pihak berwajib. 

Berita Manggarai Barat lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved