Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Yesus Sebagai Tanda

Simak renungan Katolik hari ini. Renungan katolik hari ini, Senin 18 Juli 2022. Jangan lupa baca renungan hari ini.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-FR YOHANES
Simak renungan Katolik Hari Ini dari Fr. M. Yohanes Berchmans 

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Simak renungan Katolik hari ini.

Renungan katolik hari ini, Senin 18 Juli 2022.

SEMANGAT PAGI, dalam Injil hari ini dikisahkan tentang Tanda Yunus (Mat. 10: 38 - 42). Hal ini dimintakan oleh ahli Taurat dan orang orang Farisi kepada Yesus.

Mereka berkata kepada Yesus " Guru , kami ingin melihat suatu tanda dari pada - Mu". Mereka berkata demikian kepada Yesus, bukan karena mereka tulus tidak tahu, melainkan karena mau mencobai Yesus. Jadi, Yesus tahu kejahatan hati mereka.

Oleh karena itu, Yesus menjawab mereka dengan mengatakan " angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus".

Mengapa Yesus mengatakan demikian? Karena: pertama Yesus adalah tanda kehadiran Allah di dunia. Namun, ahli Taurat dan orang orang Farisi tidak mau menerima dan mengakui Yesus sebagai Allah yang menjelma menjadi Manusia.

Mereka tidak mau menerima dan mengakui Yesus sebagai Allah, lantaran kesombongan mereka. Dan kesombongan itulah yang menutupi hati dan pikiran mereka, sehingga mereka tidak mengenal siapa jati diri Yesus itu.

Kedua Yesus dalam karya pelayanan Nya telah banyak melakukan berbagai macam mukjizat, menyembuhkan orang sakit, mentahirkan orang kusta, orang bisu dan tuli disembuhkan, orang lumpuh berjalan, orang mati dibangkitkan, mengusir setan setan, yang menunjukkan atau sebagai tanda bahwa Ia adalah Allah. Sebab, hanya Allah saja yang bisa melakukan itu.

Dan manusia biasa tidak mungkin bisa melakukan itu. Dan Yesus sudah banyak kali melakukan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Namun, ahli Taurat dan orang orang Farisi, tidak mampu melihat sisi ke Allah an itu dalam diri Yesus. Oleh karena itu, ketika mereka meminta tanda dari Yesus, dan Yesus menjawab: angkatan yang jahat dan tidak setia, tidak akan diberikan tanda, selain tanda nabi Yunus.

Yesus mengatakan demikian, karena memiliki alasan, yakni sudah banyak tanda atau mukjizat yang dilakukan oleh Yesus, namun mereka tidak pernah percaya dan tidak mau menerima kalau Yesus adalah Tanda kehadiran Allah di dunia ini.

Bagaimana dengan kita? Adakah kita juga seperti ahli Taurat dan orang orang Farisi yang selalu mau meminta tanda dari Yesus? Yesus bersabda " berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya" (Yoh. 20: 29). Dan bagi kita umat Katolik tanda kehadiran Yesus adalah melalui Ekaristi Kudus, dalam rupa roti dan anggur lambang tubuh dan darah Nya.

Oleh karena itu, semakin kita rajin mengikuti perayaan Ekaristi Kudus, maka kita semakin mengenal Yesus sebagai tanda kehadiran Allah di dunia. Semoga demikian .

Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved