Warga NTT Korban KKB

Forkom LKN Adakan Doa Bersama Kenang Korban KKB Papua

Bahkan, rasa aman masyarakat sipil telah tercabut dari seluruh harapan yang digantungkan kepada pemerintah selama ini.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/CHARLES ABAR
MERATAP. Sanak keluarga meratapi jenazah Yohanes di Bangka Ajang, Kabupaten Manggarai, Senin 18 Juli 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, PAPUA - Kasus mengerikan berupa penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua Sabtu 16 Juli 2022 pagi.

Hingga kini masih menarik simpati dari publik.

Salah satu simpati itu, datang dari Forkom LKN ( Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara ) Provinsi Papua.

Forum Komunikasi Lintas Kerukunan Nusantara itu menggelar doa bersama dengan menyalakan 1000 lilin untuk para korban.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Selasa 19 Juli 2022 di NTT

 

Aksi Solidaritas itu berlangsung di Taman Imbi, Kota Jayapura, Papua, Senin 18 Juli 2022 malam.

Apa yang dilakukan kelompok itu merupakan tanda duka yang mendalam atas para korban yang meninggal dunia kala diserang Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB Papua ) pada akhir pekan itu.

Dalam aksinya, Forkom LKN juga mengutuk tindakan keji kelompok separatis tersebut. Sebab apa yang dilakukannya menimbulkan duka kemanusiaan yang mendalam.

“Ini wujud kita berduka, peristiwa demi peristiwa terus saja terjadi dan kita rakyat jelata, rakyat sipil selalu jadi korban,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forkom LKN Papua, Junaedi Rahim.

Melalui tragedi ini, Forum LKN Papua juga mengkritisi sikap pemerintah, TNI, dan Polri yang terkesan lambat dalam upaya memberantas kelompok-kelompok tersebut.

Baca juga: Warga Wolomotong Antusias Berikan Hak Suara di Pilkades Serentak di Sikka

“Kami tidak melihat ada upaya dari pemerintah, baik TNI-Polri yang signifikan dan tegas untuk mengatasi semua problem-problem ini,” imbuh Junaedi Rahim.

Oleh sebab itu, Junaedi Rahim mengatakan, Forkom LKN Papua telah menyatakan sikap terkait perisitiwa naas yang baru saja terjadi ini.

“Kita rakyat ini hanya mau semua aman, nyaman. Pemerintah harus membuktikan ke masyarakat kalau bisa memberi rasa aman dan nyaman itu,” tegasnya.

Tindakan pembunuhan dan kekerasan yang terjadi di Papua selama ini, tandasnya, memperlihatkan fakta betapa Papua tak aman lagi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved