Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Kita Adalah Saudara-saudari Yesus Kristus   

Kalau kita merenungkan jawaban Yesus, ada kesan bahwa Yesus tidak menghiraukan ibu dan saudara-saudara-Nya.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

Kalau kita merenungkan jawaban Yesus, ada kesan bahwa Yesus tidak menghiraukan ibu dan saudara-saudara-Nya. Tetapi kesan ini sama sekali tidak benar.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Apakah Kita Telah Menjadi Bagian dari Keluarga Yesus?

Yesus yang adalah pencetus hukum cinta kasih; pribadi yang selalu menggerakkan hati semua orang untuk mencintai orang lain sama seperti diri sendiri pasti selalu mencintai ibuNya dan saudara-saudara-Nya. Dia yang adalah maha-cinta pasti cinta-Nya kepada orangtua dan keluarganya tidak perlu diragukan lagi.

Yesus pasti selalu menunjukkan cinta-Nya kepada ibu dan saudara-saudari-Nya tanpa syarat. 
Mungkin ada yang bertanya: kalau demikian, apa maksud pernyataan Yesus:  “Inilah ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku.”  

Menurut tafsiran Kitab Suci: pernyataan ini diucapkan dengan tujuan agar para murid bisa melihat makna dan pentingnya menjalankan perintah Tuhan. Semakin kita rajin dan setia menjalankan perintah Tuhan, maka relasi keakraban antara kita dan Tuhan akan semakin kuat.

Relasi fungsional sebagai guru dan murid akan pelan-pelan berubah menjadi relasi kelurga.
Pengalaman manusiawi kita sudah membuktikan bahwa relasi fungsional antara sesama akan pelan-pelan berubah menjadi relasi kekeluargaan, karena pengaruh kedekatan emosional dan keterbukaan antara kita.

Kepercayaan dan penghargaan antara sesama adalah faktor yang paling penting dalam berelasi. Semakin kita saling percaya dan menghargai dalam berelasi, maka rasa kedekatan antara kita semakin kuat.

Kedekatan Yesus dengan para murid-Nya pun sangat erat. Kelanjutan dari karya pewartaan-Nya pun akan sangat bergantung pada kerja sama antara Tuhan dan kita.

Baca juga: Tuntutan Hukuman Mati Randy Badjideh Sesuai Keluarga Korban

Tanpa para murid yang disapanya ibu dan saudara-saudara-Nya, maka kelangsungan karya pewartaan kerajaan Allah di dunia ini pun tidak mungkin diteruskan.

Kedekatan emosional yang didorong oleh kasih antara para anggota dan Tuhan sungguh memperkuat relasi kita sehingga dengan demikian para anggota menyapa dirinya sebagai saudara/i Yesus Kristus.

Marilah saudara-saudari

kita berdoa, semoga Tuhan sadarkan kita agar kita selalu bertingkah-laku baik, sebagaimana layaknya tingkah-laku para murid perdana, yang sangat didorong oleh rasa kasih sebagai saudara.

Kita memohon Bunda Maria untuk selalu mendoakan kita. Amin.

Baca renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved