Berita Ngada

Kapolres Ngada AKBP Padmo Minta Bhabinkamtibmas Laksanakan Langkah Antisipasi Penyebaran PMK

Bhabinkamtibmas adalah mata dan telinga pimpinan terhadap perkembangan situasi dan kondisi dilapangan.

Editor: Gordy Donovan
ISTIMEWA
CEK KENDARAAN - Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K bersama Waka Polres Ngada Kompol I Gede Sucitra, S.H dan Para Kabag lakukan Anev Bulanan Kinerja Bhabinkamtibmas Polres Ngada, dan melakukan pemeriksaan kendaraan, bertempat di Polres Ngada, Rabu (20/07/2022) 

TRIBUNFLORES.COM, BAJAWA - Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K melakukan Analisa dan Evaluasi Bulanan atas kinerja Bhabinkamtibmas dilapangan, bertempat di Aula lantai dua Polres Ngada Rabu, 20 Juli 2022.

Bhabinkamtibmas jajaran Polres Ngada berjumlah 50 orang personil, tidak sebanding dengan jumlah desa/kelurahan yang ada di 12 kecamatan wilayah kabupaten Ngada.

Jumlah personil Polres Ngada yang masih sangat kurang dari Daftar Standar Jumlah Personil dikesatuan merupakan faktor kendala untuk memenuhi jumlah Bhabinkamtibmas diwilayah kabupaten Ngada yang berjumlah kurang lebih 151 Desa/Kelurahan.

Baca juga: Dinas P2KBP3A Flores Timur Cegah Pernikahan Dini dan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi

Disampimg melakukan Anev Kapolres Ngada didampingi Waka Polres Ngada Kompol I Gede Sucitra, S.H, Kabag Ops Polres Ngada Kompol Mei Charles Sitepu, S.H, Kabag Sumda AKP Jemy Oktovianus Noke, S.H, Kasat Binmas Iptu Haji M. Lauda, Kasi Propam Iptu Stefanus Kodo, melakukan pengecekan kendaraan Bhabinkamtibmas serta perlengkapan lainnya, guna memastikan kesiapan personil dalam pelaksanaan tugas di wilayahnya masing-masing.

Kapolres Ngada AKBP Padmo Arianto, S.I.K dalam arahannya mengatakan bahwa Bhabinkamtibmas merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan prima Kepolisian.

Bhabinkamtibmas adalah mata dan telinga pimpinan terhadap perkembangan situasi dan kondisi dilapangan.

"Menindak lanjuti arahan dan perintah pimpinan atas, agar personil bersama dengan instansi terkait melaksanakan penanggulangan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak berkuku ganda seperti Sapi, Kerbau, Kambing, Domba dan Babi,"ujar dia.

"Laksanakan langkah-langkah pencegahan, penularan dan penyebaran PMK dengan melakukan pemeriksaan terhadap keluar masuknya hewan ternak diwikayahnya masing-masing,"ajaknya.

Ia meminta agar sosialisasikan kepada masyarakatnya gejala-gejala PMK dan himbau agar melaporkan apabila terdapat gejala pada hewan ternaknya seperti air liur berlebihan, lepuh dan luka disekitar mulut, gusi, kuku dan puting ternak, hewan lebih sering berbaring, demam tinggi.

"Sampaikan kepada warganya langkah-langkah antisipasi PMK, seperti membatasi pergerakan hewan dari desa ke desa, penyemprotan desinfektan dikandang, Vaksinasi hewan ternak, menjaga kebersihan alas dan perlengkapan kadang ternak, menjaga kebersihan air dan makanan (rumput) ternak, pemberian antibiotik, antipyretic, vesicle treatment dan vitamin c pada hewan ternak terjangkit,"jelasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved