Berita Nagekeo

Produk UMKM Desa Ululoga Bergeliat Dibina Bank NTT Cabang Mbay

Desa Ululoga di Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo menjadi salah satu dari lima desa binaan Bank NTT Cabang Mbay yang makin berkembang dalam UMKM.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Salah seorang juri Stenly Boimau foto bersama dengan staf dan pegawai Bank NTT Cabang Mbay di Kampung Wisata Pajoreja, Desa Ululoga, Rabu 20 Juli 2022.  

TRIBUNFLORES.COM,MBAY-Desa Ululoga di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo,Pulau Flores menjadi satu dari lima desa binaan Bank NTT Cabang Mbay. Lokasi desa tersebut berada tepat dibawah kaki Gunung Ebulobo mendapat perhatian khusus dari Bank NTT.

Bentuk perhatian yang diberikan khusus pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), karena ada tiga produk UMKM yang dihasilkan oleh tangan-tangan kreatif masyarakat di sana seperti sirup pala, kerupuk talas, dan pot rotan.

Melihat adanya tiga jenis produk UMKM yang dihasilkan tersebut, Bank NTT Cabang Mbay tidak tinggal diam. Bank pembangunan daerah tersebut akhirnya melakukan intervensi untuk mendukung pengembangan tiga jenis produk UMKM yang saat ini sedang bergeliat di desa itu.

Dalam menghasilkan sirup pala misalnya, Bank NTT Cabang Mbay mengintervensi dengan menyediakan botol kemasan dan juga pembuatan label produk karena sebelumnya kemasan dibuat seadanya.

Baca juga: Siap Berkolaborasi, Wakil Bupati Nagekeo Dorong Peningkatan Desain Produk Ekonomi Kreatif

Begitu juga dengan pembuatan kerupuk talas. Campur tangan Bank NTT Cabang Mbay berupa pengadaan kemasan dan pelatihan pembuatan kemasan berstandar bekerjasama dengan Dekranasda Nagekeo pada bulan Oktober mendatang.

Sementara untuk pembuatan produk pot rotan, Bank NTT Cabang Mbay juga berencana akan memberikan pelatihan kepada para pengrajin rotan pada bulan yang sama.

Selain menjadi satu dari lima desa binaan Bank NTT Cabang Mbay, Desa Ululoga sebelumnya sudah ditetapkan menjadi desa wisata oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Untuk membantu pengembangan potensi wisata di desa Ululoga, bank daerah dengan tagline "Melayani Lebih Sungguh" tersebut menfasilitasi proses pembayaran 19 homstay yang ada di desa itu memakai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Baca juga: Kapolsek Mauponggo Berikan Materi Pembinaan Remaja di SMAK St.Joanne Baptista Wolosambi Nagekeo

Bahkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tunas Baru yang dibentuk pemerintah Desa Ululoga juga tak luput dari perhatian Bank NTT Cabang Mbay. Rencananya, Bumdes tersebut akan dijadikan sebagai agen laku pandai Bank NTT berupa edisi Be Ju Bisa.

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu memudahkan transaksi keuangan seperti proses penarikan tunai, setor tunai, transfer antar bank, transfer internal bank NTT, pembelian pulsa listrik dan pulsa hp, pembayaran BPJS Kesehatan, pembayaran tagihan televisi berlangganan, dan juga pembayaran pajak.

Pjs. Pemimpin Bank NTT Cabang Mbay, Mathias Nara Tifaona kepada media ini menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan produk UMKM yang sedang bergeliat di desa tersebut.

Bank NTT Cabang Mbay terus melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dengan mengadakan pelatihan pembuatan kemasan serta pengurusan perizinan sehingga produk tersebut layak dijual langsung kepada masyarakat dan dijual secara online melalui market place.

Baca juga: Tenun Ikat Khas Nagekeo Tampil di Herborist Bali Fashion Carnival 2022

Berbagai intervensi yang sudah dilakukan oleh Bank NTT Cabang Mbay ternyata mendapat respon yang positif dari aparat desa Ululoga. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Desa Ululoga, Krispianus Mo'o. Krispianus mengaku sangat terbantu dengan intervensi yang telah diberikan Bank NTT.

Untuk itu, Krispianus mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT Cabang Mbay yang sudah peduli dalam usaha pengembangan produk-produk UMKM yang ada di desanya itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved