Berita Nagekeo

Deviden Bank NTT Cabang Mbay Melampaui Setoran Modal Pemda Nagekeo

Apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nagekeo,Bank NTT Cabang Mbay menyelenggarakan customer gathering di Mbay.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Pjs. Pemimpin Bank NTT Cabang Mbay, Mathias Nara Tifaona dan staf foto bersama Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do dan istri usai customer gathering di Aula Setda Nagekeo,Jumat 29 Juli 2022.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tommy Mbenu Nulangi

TRIBUNFLORES.COM, ENDE-Bank NTT Cabang Mbay kembali melaksanakan kegiatan customer gathering sebagai bentuk apresiasi bank tersebut kepada pemerintah Kabupaten Nagekeo dan seluruh nasabah setia Bank NTT.

Acara yang dihadiri Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do bersama istri tersebut dilaksanakan di Aula Setda Nagekeo, Jumat 29 Juli 2022 dihadiri para pimpinan OPD, para camat, kepala desa, bendahara dinas, dan para nasabah setia Bank NTT Cabang Mbay.

Pjs. Pemimpin Bank NTT Cabang Mbay, Mathias Nara Tifaona mengatakan bahwa acara dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

"Karena kami sadar tanpa dukungan bapak ibu nasabah bank NTT Cabang Mbay tidak mungkin bisa tumbuh dan berkembang seperti saat ini," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mantan Bupati Nagekeo Tutup Usia, Anak Ungkap Penyakit yang Diderita Nani Aoh

Dalam acara tersebut Bank NTT Cabang Mbay menyerahkan deviden dari tahun 2008 sampai dengan 2021 sebesar Rp. 43,7 miliar lebih.

Deviden yang diserahkan tersebut bahkan melebih penyertaan modal dari pemerintah Kabupaten Nagekeo senilai Rp 38,6 miliar lebih.

"Deviden itu merupakan kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan di Kabupaten Nagekeo karena itu masuk dalam PAD pemda Nagekeo," ujarnya.

Selain itu pula, tambah Mathias, pihaknya juga telah berkontribusi langsung mendukung peningkatan ekonomi masyarakat kecil di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Baca juga: Sebelum Tutup Usia, Istri Mantan Bupati Ngada & Nagekeo Abadikan Momen Kebersamaan di TikTok

Bahkan, untuk memutus mata rantai ketergantungan masyarakat terhadap rentenir berkedok koperasi, Bank NTT Cabang Mbay sudah menyalurkan kredit merdeka sebesar Rp 1.242.000.000.

"Kredit merdeka itu kami salurkan kepada para petani sawah di Mbay, pelaku UMKM, mama-mama penenun di Malawona Desa Langedawe, dan penjual sayur di Pasar Danga," ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya acara gathering tersebut, kerjasama antara Bank NTT Cabang Mbay dengan para nasabah dan pemerintah semakin baik kedepannya. 

Berita Nagekeo lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved