Berita Kota Kupang

Kuasa Hukum Korban Pembunuhan Ibu dan Anak: Pembelaan Terdakwa Tidak Punya Esensi

Keluarga dan kuasa hukum keluarga korban Astri Manafe dan Lael Maccabee menyaksikan sidang lanjutan pembacaan pleodoi terdakwa di PN Kelas IA Kupang.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/OBY LEWANMERU
Kuasa Hukum Keluarga korban, Adhitya Nasution dan JB didampingi Saul Manafe saat berada di PN Kupang Kelas 1 A, Senin 1 Agustus 2022 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Oby Lewanmeru

TRIBUNFLORES.COM,KUPANG-Kuasa hukum keluarga korban Astri Manafe dan Lael Maccabee dari Adhitya Nasution dan Patners mengatakan, apapun nota pembelaan atau pledoi dari terdakwa tidak mempunyai esensi apa-apa.

Hal ini disampaikan Adhitya Nasution,S.H, M.H selaku ketua tim kuasa hukum keluarga korban, saat ditemui di Pengadilan Negeri  ( PN) Kupang Kelas 1A, Senin 1 Agustus 2022.

Menurut Aditya, sesuai agenda persidangan bahwa penasihat hukum terdakwa Randy Badjideh akan menyampaikan pledoi.

"Apapun pembelaan dari terdakwa, bagi kami keluarga korban tidak mempunyai esensi apapun. Karena, sudah jelas fakta persidangan dan fakta yang ada," kata Adhitya.

Baca juga: Kuasa Hukum Korban Astri Manafe Hargai Penundaan Tuntutan JPU

Dijelaskan, perbuatan ini terstruktur dan juga sangat amat keji. Apalagi, terdapat dua korban jiwa akibat perbuatannya.

Bahkan, lanjutnya, hingga saat ini pihak keluarga tidak melihat raut bersalah dan juga permohonan maaf dari terdakwa.

"Karena itu, apapun pembelaan, bagi kami keluarga, hukuman mati tepat bagi Randy Badjideh," katanya.
Sebelumnya, Randy Badjideh dituntut pidana hukum mati oleh 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang 18 Juli 2022. Sidang lanjutan kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee ini akan digelar di  PN Kupang Kelas 1A. Randy Badjideh sendiri telah diperiksa sebagai terdakwa pada Senin 20 Juni 2022 lalu.

Baca juga: Ayah Astri Manafe Tak Yakin Lael Mati di Tangan Astri

Pantauan TribunFlores.com, sekitar pukul 09.00 wita keluarga korban dan juga aliansi telah berdatangan di PN Kupang Kelas 1 A.

Nampak hadir Saul Manafe yang merupakan ayah korban Astri Manafe dan opa dari Lael Maccabee, kakak kandung korban, Jeckson Manafe dan lainnya.

Terlihat juga Kuasa Hukum Keluarga, Adhitya Nasution dan tim diantarnya, Jo Bangun alias JB dan Nora.
Untuk diketahui, Randy Badjideh selaku terdakwa dikenakan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP jo pasal 80 ayat (3) dan (4) dan pasal 76C undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 55 KUHPidana.

Randy diketahui menghabisi nyawa Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabe pada 28 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 wita di parkiran Hollywood, kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang. Dalam rekonstruksi akhir 2021 lalu, Randy menyebut dua jenasah korban kemudian dikuburkan di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Berita Kota Kupang lainnya

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved