Berita Lembata

KPU Lembata Sosialisasi Pendaftaran dan Verifikasi Parpol, Ujiannya di Lapangan

Pengurus Parpol di embata mengikuti sosialisasi dan verifikasi Peraturan KPU tentang pendaftaran, verifikasi dan penerpan Parpol peserta Pemilu 2024.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/RICKO WAWO
Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Selain itu juga sosialisasi Pengenalan Sistim Informasi Partai Politik (Sipol) kepada Parpol dan Stakeholder, Jumat, 29 Juli 2022, di Aula Kantor KPU, Lewoleba, Kabupaten Lembata.  

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata menggelar sosialisasi Peraturan KPU  Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Ketua KPU Lembata, Elias Making mengucapkan terima kasih kepada segenap pimpinan Parpol dan stakeholder telah hadir mengikuti sosialisasi dan tahapan Pemilu menyambut pesta demokrasi tahun 2024  meski acara molor.  

"Kita berharap semua mesti hadir agar acara dan proses tahapan ini berjalan karena menjadi tanggungjawab kita bersama. Kita menanti dengan gunda gulana, kapan pesta demokrasi mulai berproses," tandasnya. 

Elias Making, menyebutkan bahwa semua Parpol justru diuji di lapangan melengkapi data dan syarat lainnya terkait verifikasi demi memastikan Parpol terdaftar sebagai peserta Pemilu  2024.

Baca juga: Diberhentikan Sepihak Yayasan,18 Guru Honor Lembata Minta Dukungan DPRD

Ada dua bentuk verifikasi, yakni verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Verifikasi ditujukan bagi Parpol yang telah mengikuti Pemilu dan memenuhi parlementary threshold 20 persen, Parpol yang memperoleh hasil Pemilu minimal 4  persen yang punya wakil di provinsi dan kabupaten, parpol yang tidak punya wakil (anggota DPRD) di provinsi dan kabupaten serta parpol yang baru mendaftar sebagai peserta Pemilu.

Anggota Komisioner KPU Lembata, Bernabas H.N. Marak, tampil sebagai penyaji materi sosialisasi Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2022.  Dia menjelaskan  sosialisasi merupakan bagian dari proses Pemilu tahun 2024.

Peraturan KPU ini berkaitan erat dengan proses pendaftaran, verifikasi dan penetapan Parpol sebagai peserta Pemilu. Sesuai berita Harian Kompas hari ini, baru 6 Parpol yang sudah mendaftar di KPU RI, yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Nasdem dan Partai Demokrat.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, Peraturan KPU punya materi yang sangat tebal karena disertai lampiran yang mencapai 600 lebih halaman. Namun dalam sosialisasi ini dia ingin bicara praktis berkaitan dengan kewenangan dan tugas di daerah.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Ayah di Lembata NTT Diduga Garap Paksa Anak Kandung

Ia mengatakan, verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU meliputi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Verifikasi administrasi berkaitan dengan dengan dokumen parpol sebagai peserta Pemilu, untuk pusat pengurus pusat serahkan dokumen kepengurusan kepada KPU RI dan daerah kepada KPU Kabupaten/Kota.

Sedangkan verifikasi faktual, jelas Bernabas, KPU Lembata akan segera turun ke Sekretariat Parpol dengan dibekali surat tugas untuk melakukan verifikasi baik terhadap kepengurusan parpol, baik Ketua, sekretaris, bendahara, pengurus dan lainnya. Di antaranya apakah ada keanggotaan ganda di partai lain mesti segera diklarifikasi. 

Jika ada perlu berikan pernyataan untuk pastikan berada di parpol mana. Begitu juga status atau pekerjaan anggota/pengurus Parpol apakah dia masih aktif atau tidak sebagai anggota TNI, Polri dan PNS. Karena ada larangan bagi yang masih aktif.

“Kami pasti turun lapangan. Menemui pengurus dan anggota Parpol di Sekretariat masing-masing untuk verifikasi baik Kepengurusan, Kantor Tetap dan Papan Nama Kantor serta data lainnya. Jika pengurus atau anggota tidak berada ditempat, masih ada upaya lainnya untuk konfirmasi lewat komunikasi digital Video Call sebagaimana ketentuan regulasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan memenuhi syarat faktual atau tidak agar segera dilengkapi jika Parpol hendak ditetapkan sebagai Peserta Pemilu tahun 2024" tegas Barnabas Marak.

Baca juga: Pemda Lembata Tekad Turunkan Kasus Kematian Ibu dan Bayi Hingga Nol Persen

 Ketua Bawaslu Lembata, Paulina Ina Tokan mengatakan, sosialisasi itu  merupakan proses awal sedini mungkin kita ikuti dan awasi semua proses dan tahapan agar kemungkinan adanya pelanggaran dapat dicegah. Bawaslu juga telah mengirim surat kepada Pimpinan Parpol terkait hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses pendaftaran dan verifikasi.

Ketua Bawaslu pun memberikan kesempatan kepada Kordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lembata, Lambertus Bala Kolin menyampaikan pandangannya. Ia mengatakan, pelaksanaan sosialisasi ini penting sesuai alur dan metode yang ada.

Hal ini akan membawa kita kepada alur yang benar, apakah Parpol memenuhi syarat regulasi atau tidak. Namun masi ada ruang bagi Parpol untuk memperbaiki data dan dokumen terkait verifikasi baik Administrasi dan faktual yang mesti diikuti dengan berita acara terkait memenuhi syarat atau tidak sebagai dasar hukum. Ia juga menyinggung sejumlah pasal dalam PKPU yang dapat menimbulkan penafsiran ganda.

Sebelumnya, Jumat 29 Juli 2022 KPU Lembata melakukan sosialisasi Pengenalan Sistim Informasi Partai Politik (Sipol) kepada Parpol dan stakeholder di Aula Kantor KPU setempat.
 

Berita Lembata lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved