Berita Flores Timur

Agotugu Fc Mundur dari Divisi Utama Flotim Beri Bon Kota Lolos Delapan Besar

Keputusan mendadak diambil Tim Agotugu Fc jelang laga lanjutan turnamen Divisi Utama Piala Bupati Flotim tahun 2022 melawan Bon Kota Fc.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/AMAR OLA KEDA
Agotugu Fc bersalaman dengan tim Bon Kota usai mengumumkan pengunduran diri,Rabu 3 Juli 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Amar Ola Keda

TRIBUNFLORES.COM,LARANTUKA-Keputusan mendadak diambil Tim Agotugu Fc jelang laga lanjutan turnamen Divisi Utama Piala Bupati Flotim tahun 2022 melawan Bon Kota Fc di Lapangan Gawerato Badu, Rabu 3 Agustus 2022.

Tim sepak bola dari Desa Pepageka, Kecamatan Kelubagolit, Adonara, Kabupaten Flores Timur ini resmi mengundurkan diri dari turnamen Divisi Utama dan memberi kemenangan kepada Bon Kota Fc. 

"Iya, dengan pengunduran diri Agotugu Fc ini, maka Bon Kota Fc dinyatakan menang WO," ujar Ketua Askab PSSI Flotim, Yosep Tua Dolu kepada wartawan, Rabu 3 Agustus 2022. 

Dua raksasa sepakbola di Pulau Adonara ini dijadwalkan melanjutkan sisa waktu 2 X 10 menit untuk merebut tiket delapan besar. Namun, Agotugu Fc menyatakan mundur dari turnamen setelah Askab PSSI Flotim resmi mengeluarkan jadwal pertandingan lanjutan Agotugu Fc Vs Bon Kota dan Radar Vs Kolaka.

Baca juga: Pramuka Kwarcab Flores Timur Ikut Jambore Nasional di Cibubur

Meski mengundurkan diri, namun Agotugu Fc tetap menunjukkan sportivitasnya dengan bersalamam dengan panitia dan tim Bon Kota Fc.

Adapun beberapa alasan pengunduran diri Agotugu Fc antara lain, kekecewaan  Agotugu Fc terhadap ASKAB PSSI Kabupaten Flores Timur tidak tegas dalam menegakan regulasi kompetisi Devisi Utama ASKAB PSSI Flores Timur Tahun 2022 yang telah dibuat oleh ASKAB PSSI Flores Timur dengan berpedoman pada Kode Disiplin PSSI 2018 yang telah disepakati bersama.

Ketidakpuasan Agotugu Fc terhadap Surat Keputusan Komisi Disiplin nomor 03/Komdis.AF/VII/2022, tentang Penolakan Protes dari Tim Agotugu dan Surat Keputusan Komisi Banding nomor : 02/Kep-KOMBAN-AF/VIII/2022, tentang Penolakan Banding Tim Agotugu terhadap Surat Keputusan Komisi Disiplin ASKAB PSSI Flores Timur nomor : 03/Komdis.AF/VII/2022 tertanggal 26 Juli 2022.

Isi protes yang disampaikan adalah suporter Bon Kota Fc memasuki lapangan pada saat pertandingan sedang berlangsung. Tindakan tersebut menyalahi regulasi Devisi Utama ASKAB PSSI Flores Timur 2022 Pasal 36 yang secara jelas menyebutkan “setiap orang yang melakukan tingkah laku buruk dengan memancing atau memprovokasi masyarakat ketika pertandingan sedang berlangsung diberikan sanksi skors sampai selesai kompetisi.”

Baca juga: Turnamen Divisi Utama Flotim Dilanjutkan di Gawerato

Hal ini dipertegas lagi dengan Kode Disiplin PSSI Tahun 2018 Pasal 70 ayat 1 yang menyebutkan “ Tingkah laku buruk yang dilakukan oleh penonton merupakan pelanggaran disiplin.

Tingkah laku buruk penonton termasuk tapi tidak terbatas pada; kekerasan kepada orang atau obyek tertentu, penggunaan benda-benda yang mengandung api atau dapat mengakibatkan kebakaran ( kembang api, petasan, bomb asap, suar dan sebagainya).

Penggunaan alat lasser, pelemparan misil, menampilkan selogan yang bersifat menghina, berbau keagamaan/ religius atau terkait isu politik tertentu, dalam bentuk apapun (secara khusus ,memasang bendera, spanduk, tulisan, atribut choreo atau sejenisnya selama pertandingan berlangsung), menggunakan kata-kata atau bunyi-bunyian, yang menghina atau melecehkan atau memasuki lapangan permainan tanpa seizin perangkat pertandingan dan panitia pelaksana”.

Terhadap point protes tersebut diatas pihak Komisi Disiplin dan Komisi Banding tidak memperhatikan pasal tersebut diatas dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Ombudsman NTT Dorong Pelayanan Publik yang Maksimal di Flores Timur

Penolakan pihak Bon Kota Fc terhadap kesepakatan yang telah dibuat antara pelatih dan kapten dari kedua tim, yakni pertandingan dilanjutkan dengan adu pinalti. Dan selanjtunya meninggalkan lapangan pertandingan.

Pemain tidak sah atas nama Indra Muhammad (Pires). Fakta persidangan yang diaminkan oleh Ketua ASKAB PSSI Flores Timur, bahwa pemain tersebut tidak memiliki dokumen surat pengunduran diri di ASKAB PSSI Flores Timur, yang mana dokumen tersebut menjadi syarat mutlak keabsahan seorang pemain.

Hal tersebut bertentangan dengan Regulasi ASKAB PSSI Kabupaten Flores Timur Tahun 2022, Pasal 24 tentang dokumen pendaftaran pemain; Ayat 2 yang berbunyi :” Dokumen yang harus diserahkan untuk pendaftaran pemain adalah sebagai berikut : formulir pendaftaran individual.

Formulir data diri pemain, Salinan (sesuai dengan asli) KTP, surat pernyataan pemain lama dari Klub (bagi pemain lama), Surat keluar pemain dari klub asal bagi pemain baru, surat permohonan menjadi pemain (bagi pemain baru), surat penerimaan sebagai pemain dari klub (bagi pemain baru)

Baca juga: Stop KDRT di Flores Timur Harus Dimulai dari Diri

Adapun pertimbangan lain yakni, untuk menghindari timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan dalam kelanjutan pertandingan antara Agotugu Fc dan Bon Kota Fc, sekaligus menjaga marwah kompetisi Devisi Utama ASKAB PSSI Flores Timur Tahun 2022. 
 

Berita Flores Timur lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved