Berita Sikka

Lanal Maumere Jaga Kelestarian Laut Flores Lewat Patroli dan Sentuhan Pemberdayaan

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere konsiten menjaga kelestarian wilayah laut Pulau Flores, NTT dengan menerapkan sistem patroli secara ketat.

TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
FLORES BICARA. Program Flores Bicara dengan tema Program Lanal Maumere, Kamis 4 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere konsiten menjaga kelestarian wilayah laut Flores dengan menerapkan sistem patroli secara ketat.

Tidak hanya itu, Lanal yang bermarkas di Jl. Magepanda, Alok Barat, Sikka ini juga memberikan sentuhan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Hal ini diungkapkan Komandan Laut Maumere, Dwi Yoga P.M.Tr.Hanla M.M, dalam Talkshow Flores Bicara edisi Kamis 4 Agustus 2022 dengan tema Program Lanal Maumere.

"Tugas kami sebagai perpanjangan tangan dari TNI Angkatan Laut di Jakarta, kemudian dibawah Lantamal VII Kupang. Posisi kami sebagai penanggungjawab pertahanan laut di Pulau Flores," ujar Yoga.

Baca juga: BREAKING NEWS: Prajurit Kebanggaan Lanal Maumere Sikka Tutup Usia

 

Ia mengatakan, sistem patroli penegakkan perairan laut tersebut merupakan tugas pokok yang tertuang dalam Pasal 9 UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tugas Angkatan Laut.

"Kami senantiasa melaksanakan patroli dan itu sesuai dengan Pasal 9 UU Nomor 34 Tahun 2004," katanya.

Yoga menerangkan, pihaknya juga memprioritaskan sistem patroli dinamika cuaca ekstrim lantaran kerap terjadi kondisi gawat darurat seperti insiden kecelakaan kapal.

"Kami selalu siap memberikan bantuan dan pertolongan saat terjadi kecelakaan kapal saat kondisi cuaca buruk, dan insiden darurat lainnya," tandasnya

Dikatakannya, Pangkalan Lanal Maumere sering memberikan sentuhan pemberdayaan terkait konservasi ekosistem laut, antisipasi kecelakaan kapal, dan pelatihan budidaya udang vaname.

"Ada juga berikan latihan keselamatan saat kecelakaan laut, pernah juga mengedukasi masyarakat lewat pelatihan pemberdayaan budidaya tambak udang vaname," ucapnya

Baca juga: SAR Gabungan Evakuasi Jasad Wisatawan Asal Makassar Tenggelam Di Pulau Padar

 

Setelah pelatihan tersebut, Pangkalan Lanal Maumere mendapatkan penghargaan khusus dari Yayasan Tananua Flores, sebuah NGO yang bergerak di bidang kelestarian laut. Ini merupakan salah satu kegiatan pemberdayaan Lanal Maumere.

Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi Yayasan Tananua Flores atas sentuhan pemberdayaan yang dilakukan pihak Lanal Maumere.

"Kegiatan tersebut memang diprakarsai oleh yayasan dan waktu itu terdapat 24 masyarakat yang hadir," sahutnya.

Untuk diketahui, saat insiden kandasnya KM Sirimau di perairan Lembata beberapa bulan lalu, Lanal Maumere juga mengambil peran dalam proses evakuasi, hingga kapal dibawah naungan PT Pelni itu berhasil dievakuasi. (*)

Berita Sikka Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved