Berita NTT

Seorang Perempuan di NTT Dapat Hadiah HP dari Calon Suami, Ternyata Beli Barang Curian

Sementara untuk Handphone Vivo, kata Iptu Sutu, telah dijual oleh terduga pelaku kepada Marthen (24), warga Kambajawa.

Editor: Gordy Donovan
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
AMANKAN - Tim Buser Satreskrim Polres Sumba Timur saat mengamankan terduga pelaku (Lingkaran Merah) pencurian handphone di Manubara, Kelurahan Kamalaputi Kecamatan Kota Waingapu Sumba Timur, Selasa 2 Agustus 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, WAINGAPU - Seorang warga Manubara, Kelurahan Kamalaputi, Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur, NTT, mengaku kaget ketika didatangi polisi di kediamannya, Selasa 2 Agustus 2022 malam.

Asni alias AR, ibu rumah tangga, 23 tahun itu harus berurusan dengan aparat dari Polres Sumba Timur karena sedang menguasai handphone merk REDMI Note 9.

Sedangkan handphone yang kini digunakanya itu diakuinya merupakan barang pemberian dari calon suaminya, Hendrik alias HRD beberapa waktu lalu.

Tim dari Unit Buser Sat Reskrim Polres Sumba Timur yang dipimpin Kanit Buser Polres Sumba Timur Bripka Christovel T.S bersama Kaur Iden Bripka Deny S. Nappoe itu lalu menginterogasi Hendrik.

Baca juga: Yayasan Ayo Indonesia dan Bappeda Manggarai Gelar Seminar Nasional, Bahas Isu Perubahan Iklim

 

Hendrik pun tidak dapat mengelak. Dalam pengakuannya, karyawan perusahaan Batako itu mengaku mendapatkan handphone itu dengan membelinya dari salah satu rekannya, Aris alias AM (24), sesama karyawan pada perusahaan yang sama. Handphone tersebut dibeli dengan harga Rp 400 ribu.

Tim Satreskrim Polres Sumba Timur kemudian langsung mengamankan Aris yang saat itu berada di lokasi. Dari hasil interogasi, terduga pelaku Aris, pun mengakui perbuatannya.

Warga Manubara itu mengaku telah mengambil handphone tersebut dari rumah bengkel milik korban di RW 07, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera.

Ia mengambil dua handphone yang sedang di charge di atas tempat tidur ketika korban sedang lengah. Ia mengaku masuk melalui pintu belakang yang tidak ditutup.

Kasat Reskrim Polres Sumba Timur Iptu Salfredus Sutu mengatakan, terduga pelaku telah diamankan bersama dengan barang bukti.

Baca juga: Ombudsman NTT Minta PT ASDP Cabang Kupang Siapkan Penjualan Tiket Online untuk Calon Penumpang Feri

Selain Handphone merk Redmi Note 9, terduga pelaku juga mengambil handphone lainnya merk Vivo 1904 warna biru.

Sementara untuk Handphone Vivo, kata Iptu Sutu, telah dijual oleh terduga pelaku kepada Marthen (24), warga Kambajawa.

Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap berbagai tindakan kejahatan dengan berbagai modus yang bisa membawa kerugian. (Ian).

Berita NTT lainnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved