Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Jangan Menjadi Batu Sandungan bagi Sesama

Renungan Katolik Hari Ini, Jangan Menjadi Batu Sandungan bagi Sesama. Jangan lupa baca renungan Katolik hari ini.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-FR YOHANES
Simak renungan Katolik Hari Ini dari Fr. M. Yohanes Berchmans 

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Simak renungan Katolik hari ini, Senin 8 Agustus 2022.

Judul Renungan Katolik hari ini yaitu Jangan Menjadi Batu Sandungan Bagi Sesama.

SEMANGAT PAGI, pada hari ini gereja katolik sejagat memperingati Santo Dominikus, Pendiri Ordo Pengkhotbah, Imam.

Dan bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Pemberitahuan Kedua Tentang Penderitaan Yesus dan Yesus Membayar Bea Untuk Bait Allah (Mat. 17: 22 - 27).

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini Minggu 7 Agustus 2022, Waspadalah Selalu

 

Dalam Injil hari ini Yesus berkata kepada Simon Petrus " agar jangan menjadi batu sandungan bagi sesama".

Batu sandungan adalah sebuah kiasan untuk sebuah perilaku atau tingkah laku yang membuat orang lain menjadi berdosa atau berperilaku merusak.

Oleh karena itu, Yesus mengingatkan Simon Petrus dan para murid Yesus yang lain termasuk kita, agar jangan menjadi batu Sandungan, melainkan harus menjadi batu penjuru.

Batu penjuru adalah batu pertama yang diletakkan dalam pembangunan fondasi bangunan.
Karena sebagai fondasi bangunan, maka batu pertama harus yang besar dan kokoh kuat.

Dan bangunan disini adalah bangunan rohani, dengan Yesus Kristus adalah batu penjuru itu. Dengan demikian, ketika Yesus adalah batu penjuru, maka kita sebagai murid Nya juga harus menjadi batu penjuru dan bukan menjadi batu sandungan bagi sesama.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Berjaga jaga atau Siap Sedialah

pertama batu penjuru: Yesus adalah batu penjuru dan kita para murid Nya, juga harus menjadi batu penjuru, yang diwujudkan melalui cara hidup, cara bersikap, cara berperilaku, cara bertutur kata dan cara bertindak yang baik dan benar yang mencerminkan bahwa kita adalah murid Yesus.

Jika demikian, maka adalah alter Kristus. Dan sebagai Alter Kristus, maka hendaknya hidup kita harus bermakna dan menginspirasi sesama.

kedua batu sandungan: Yesus mengingatkan kita para murid Nya, agar jangan menjadi batu sandungan bagi sesama, yang diwujudkan lewat cara hidup, cara bersikap, cara berperilaku, cara bertutur kata dan cara bertindak yang tidak baik dan tidak benar yang tidak mencerminkan sebagai murid Yesus.

Sebab, bisa jadi melalui cara hidup kita yang demikian, orang lain tersandera, tersakiti, terhambat pertumbuhan dan perkembangannya.

Itu artinya bisa jadi, kita "merusak", hidup orang lain, menjadikan hidup orang lain menjadi tidak bahagia, membuat hidup orang lain menjadi stress, frustrasi.

Akhirnya, Yesus menghendaki agar kita para murid Nya harus menjadi batu penjuru, dan bukan menjadi batu sandungan, yang menjadikan orang lain tersandung dan jatuh, dalam dosa. Jadilah batu penjuru, melalui hidup yang bermakna dan menginspirasi bagi sesama. Semoga demikian.

Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved