Torong Padang Surga Tersembunyi

Torong Padang Surga Tersembunyi Flores Utara di Tengah Polemik Tiket Taman Nasional Komodo

Sepekan terakhir ini, Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ramai diperbincangkan.

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Laus Markus Goti
DOK.DIVISI KOMUNIKASI PUBLIK
Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina 

"Ke depan, berkolaborasi dengan BPOLBF untuk diperkenalkan ke publik dan mulai menjadi travel pattern pilihan di wilayah pantai Utara Flores," ungkap Shana.

Tidak hanya Komodo, Torong Padang juga menjadi habitat hewan liar lainnya seperti, rusa timor (Rusa timorensis), babi hutan (Sus ferucosus), monyet (Macaca fascicularis), dan beberapa jenis burung termasuk elang.

Selain itu, tak jarang dijumpai sekelompok kuda dan sapi milik warga yang merumput di Semenanjung Torong Padang yang memang menjadi salah satu lokasi untuk masyarakat adat suku Baar melepas ternak.

Torong Padang juga kaya akan budaya dan legenda yang memikat. Berwisata ke Torong Padang, wisawatan akan mendapatkan beragam pengalaman atraktif dan imajinatif.

Baca juga: Jagung Tembak Camilan Khas Orang Flores Dijual di Pasar Alok Maumere, Cara Buatnya Unik!

 

Melewati jalur treking dari Maro Raja hingga Pantai Wae Nepong wisawatan menapaki jejak nenek moyang warga setempat yang memang punya tradisi berburu di jalur tersebut.

Hal itu diakui Shana Fatina, sebagai atraksi pariwisata yang memikat. Menurutnya produk, destinasi pariwisata di Flores termasuk di Torong Padang beraneka ragam.

"Produk - produk kita banyak, jadi jangan hanya fokus di komodo saja," ujar Shana.

Padang Torong yang luasnya sekitar 800 hektar dengan garis pantai 13, 53 Kilometer, memiliki vegetasi seperti hutan musim, sabana, hutan bakau, padang garam.

Dalam bahasa setempat, Torong artinya tanjung. Torong Padang bisa diartikan tanjung berpadang savana, karena sebagian besar kawasan ini terdiri dari hamparan savana.

Torong Padang sendiri masuk dalam wilayah Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Baca juga: Pelaku Wisata di Labuan Bajo Minta Kenaikan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Dibatalkan

 

Dari Riung, transportasi utama ke Kampung Damu sebagai pintu masuk ekowisata Torong Padang adalah ojek motor atau oto (truk transportasi massal).

Masyarakat di sana menjalani kehidupan yang sederhana, mereka masih memelihara adat kebiasaan yang diwariskan nenek moyang mereka.

Mereka juga sudah sudah terbiasa membuat beragam kuliner dan souvernir khas untuk dijual kepada wisatawan sekaligus sebagai upaya meningkatkan atraksi pariwisata.

Kuliner khas yang warga hasilkan seperti ikan bakar, kopi Bajawa, rebok, kelor. Sementara itu souvenir antara lain, miniatur komodo, sarung, wiron dan masih banyak lagi. (*)

Berita Torong Padang Surga Tersembunyi Lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved