Berita Nagekeo

Penyuluh KB Nagekeo Edukasi Masyarakat di Kelurahan Towak

Penyuluh lapangan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Nagekeo melaksanakan edukasi kepada masyarakat di Kelurahan Towak Kecamatan Aesesa.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO- LELO
IKUT KIE - Warga kelurahan Towak ikut KIE dari Penyuluh KB Nagekeo, Kamis 11 Agustus 2022. 

TRIBUFLORES.COM, MBAY - Penyuluh lapangan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Nagekeo melaksanakan edukasi kepada masyarakat di Kelurahan Towak Kecamatan Aesesa, Kamis 11 Agustus 2022 malam.

Kegiatan itu sebagai upaya edukasi, komunikasi dan informasi terkait upaya pencegahan stunting dan program KB serta edukasi mencegah ledakan kependudukan atau upaya pengendalian penduduk.

Pada kesempatan itu, penyuluh juga memberikan penjelasan dalam rangka Peningkatan pemahaman sasaran/Pasangan Usia Subur akan pentingnya pencegahan Stunting melalui tayangan film yang diselingi dengan penjelasan tentang hal mengindari 4 terlalu (muda dan tua hamil/melahirkan: Usia ibu < 20> 35 thn, terlalu dekat jaraknya: 2-3 thn dan terlalu banyak anak: > 3 anak).

Penyuluh Dinas P2KB Kabupaten Nagekeo, Bernardinus PMM Lelo, menjelaskan pandemi Covid-19 dan meningkatnya Kasus Stunting merupakan ancaman utama bagi bangsa ini dalam mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas saat ini.

Baca juga: Gaya Presiden Jokowi Pegang Sekop saat Tanam Kelapa Genjah di Jawa Tengah

 

Kata dia, khususnya masyarakat Nagekeo mendapat tantangan baru.

Ia menerangkan kegagalan kita mengawal Program Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana (BanggaKencana) di masa pandemi Covid-19 akan menjadi pandemi baru dengan kelahiran tidak terkendali atau terjadinya Baby Boom (Ledakan Penduduk) dan bisa menambah beban Pemerintah dan tingkat kemiskinan serta jarak kelahiran yang kurang dari dua tahun memberikan kontribusi besar adanya stunting.

"Kecemasan ini pula berdampak pada menurunnya angka peserta KB aktif, tingginya putus pakai alat kontrasepsi,"ujarnya.

Ia menjelaskan untuk itu, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P2KB) bersama Pemerintah Kelurahan Towak melaksanakan Edukasi dan Sosialisasi kepada Masyarakat Towak terkait Pencegahan Stunting.

Baca juga: Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho Terima Award Bergengsi di Bali

"Penyuluh KB/Penyuluh Lapangan KB Kabupaten Nagekeo, Pemerintah Kelurahan Towak, TP. PKK Kelurahan Towak, dan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Kelurahan Towak membuat gerakan dalam upaya Pencegahan Stunting (Penting) dan Baby Boom (Ledakan Penduduk) dan angka putus pakai alat atau obat kontrasepsi, gerakan yang sifatnya delivered langsung kepada masyarakat seperti Kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif yang disajikan tadi malam ini pukul. 20:30 – 22:16 Wita di Peskesmas Pembantu (PUSTU) Towak, Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa,"ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved