Breaking News

Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Katolik Hari Ini, Hari Raya St.Perawan Marian Diangkat ke Surga

Simak Renungan Katolik Hari Ini, Hari Raya St.Perawan Marian Diangkat ke Surga. Tema Perawan Tak Bernoda Diangkat Ke Surga Beserta Badan Dan Jiwanya!

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-PATER FREDY
Pater Fredy Jehadin,SVD dari Novisiat SVD, Kuwu, Manggarai, Ruteng, Flores NTT. 

Oleh: Pater Fredy Jehadin,SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE -Simak Renungan Katolik Hari Ini, Hari Raya St.Perawan Marian Diangkat ke Surga.

Renungan hari ini, Minggu, 14 Agustus 2022

BACAAN PERTAMA: Wahyu 11: 19a; 12: 1 - 6a. 10ab

BACAAN KEDUA: 1 Korintus 15: 20 - 26 INJIL LUKAS 1: 39 - 56

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Kita Bertanggungjawab untuk Melayani Anak-anak Kecil

 

Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana." Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hambaNya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan namaNya adalah kudus. Dan rahmatNya turun temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasaNya dengan perbuatan tanganNya dan mencerai beraikan orang-orang yang congkak hatinya; Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel, hambaNya, karena Ia mengingat rahmatNya, seperti yang dijanjikanNya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Terpujilah Kristus

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Menghargai Anak Kecil

SIRAMAN ROHANI

Tema:
Perawan Tak Bernoda Diangkat Ke Surga Beserta Badan Dan Jiwanya!

Lukas 1:39-56

Saudara-saudari

Kalau kita renungkan secara mendalam akan kehidupan umat manusia di dunia ini, hampir mayoritas penduduk dunia mengakui adanya Tuhan. Tuhan adalah sumber segala sesuatu.

Kuasa Tuhan melampaui segala kekuatan dunia. Karena kekuatan kuasanya, maka Dia bisa mengadakan apa saja sesuai dengan rencananya.

Rencana penyelamatan manusia berdosa sesudah kejatuhannya, sudah disampaikanNya kepada Abraham.

Abraham sudah menjadi bapa segala bangsa, seperti penganut agama Yahudi, Kristen dan Islam. Kedatangan Penebus/Anak Allah ke dunia ini sudah direncanakan Allah sendiri.

Untuk memenuhi rencana-Nya itu, Dia menyiapkan seorang wanita perawan untuk mengandung PutraNya.

Wanita itu harus suci dan tak bernoda, karena yang akan dikandungnya adalah Anak Allah.

Itulah yang terjadi dalam diri Maria. Ia seorang yang suci dari kandungan ibunya, yaitu Sta. Anna.

Saudara-saudari

Hari ini kita merayakan hari raya perawan Maria diangkat ke Surga. Ia diangkat oleh para Malaikat. Putranya sendiri mendapingi kepergiannya ke surga.

Tubuh dan jiwanya diangkat ke surga. Ini adalah satu ungkapan iman Gereja Katolik karena Bunda Maria sungguh-sungguh suci. Jiwa dan raganya sungguh suci, tanpa noda dosa. Ia adalah satu-satunya manusia yang suci tanpa noda sedikitpun.

Baca juga: Renungan Katolik Hari Ini, Mereka Bukan Lagi Dua Melainkan Satu Daging    

Karena kesuciannya, maka sebagai ungkapan iman, Gereja Katolik dalam Lumen Gentium artikel 59 katakan: “Akhirnya perawan tak bernoda yang tidak pernah terkena oleh segala cemar dosa asal, sesudah menyelesaikan perjalanan hidupnya di dunia, telah diangkat melalui kemulianan Allah ke surga beserta badan dan jiwanya”.

Proses pengadilan akhir tidak terjadi pada Bunda Maria, sebab ia suci jiwa raga.

Ia langsung diangkat masuk menghadap Bapa ke dalam surga.

Saudara-saudari

Tanpa Maria kita tidak bisa bayangkan bagaimana bentuk dan kisah karya keselamatan manusia. Karena kesetiaan dan ketaatannya kepada Tuhan, maka banyak umat beriman menjadikan Bunda Maria sebagai pendoa mereka. Mereka percaya bahwa doa Bunda Maria pasti didengarkan Tuhan.

Saudara-saudari

Sambil merayakan hari raya Perawan Maria diangkat ke Surga, apa yang harus kita pelajari dari sikap Perawan Maria?

1. Siap mendengarkan firman dan perintah Tuhan dengan penuh perhatian.

2. Tekun menjalankan panggilan dan tugas perutusan Tuhan dengan penuh tanggungjawab.

3. Pasrah kepada kehendak Tuhan dan percaya bahwa rencana dan kehendakNya selalu yang terbaik bagi kita, walaupun terkadang sulit dipahami.

4. Tetap rendah hati dan memuji kebaikan Tuhan, karena bersama Dia segalanya mungkin terjadi.

Kita berdoa semoga Tuhan selalu menggerakkan hati dan pikiran kita untuk senantiasa merangkul Bunda Maria sebagai Bunda kita dan siap sedia mendengarkan bisikannya.
 
Kita memohon Bunda Maria untuk mendoakan kita. Amin.

Renungan Katolik lainnya
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved