Berita Sikka

Krisis Air Irigasi Tanaman, Petani di Sikka Gunakan Meteran PDAM

Para petani di Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka hanya bisa pasrah sambil mengelus dada saat menghadapi musim kemarau. Stok air untuk

TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
KRISIS AIR-Petani di Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, mengalami kesulitan air untuk irigasi lahan pertanian, Senin 15 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Para petani di Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka hanya bisa pasrah sambil mengelus dada saat menghadapi musim kemarau. Stok air untuk irigasi tanaman semakin krisis hingga terancam gagal panen.

Krisis air semakin terasa setelah sumur bor rusak berat. Para petani terpaksa mengandalkan air dari PDAM setempat meski harus merogoh kocek jutaan rupiah.

Sirgius Nong Piter, petani setempat mengatakan, unsur tanah desa setempat cukup subur dan bisa ditanami berbagai macam sayuran dan komoditas perkebunan lainnya.

"Disini bisa tanam kangkung, jagung, lombok, tatas, vanili, dan masih banyak komoditas lainnya," katanya saat ditemui wartawan, Selasa 15 Agustus 2022.

Baca juga: Semarak HUT RI ke 77, Bapelitbang Sikka Gelar Lomba Kreasi Dessert Cho- Sik

 

Ia menuturkan, irigasi dari pipa PDAM sudah terpasang tiga hari lalu dengan biaya pemasangan sebesar Rp. 2.250.000. Air tersebut hanya keluar dua hari sekali sehingga sangat menyulitkan petani.

"Untuk satu titik ini, biayanya Rp.2.250.000. kami masih kesulitan karena keluar dua hari sekali," tandasnya sambil memandu wartawan mengitari lahannya.

Sirgius menambahkan, sistem air secara meteran itu belum cukup mengairi semua tanaman pada lahan seluas 50 x 50 meter. Karena itu, Sirgius harus pandai mengatur pola tanam sesuai stok air yang tersedia.

"Hanya sampai sepuluh pematang. Sekarang saya tanam kangkung dulu, nanti kalau sudah panen baru tanam tatas," katanya.

Ia berharap, pemerintah segera mencari jalan keluar dari kemelut krisis air bersih agar para petani tidak mengalami gagal panen. (*)

Berita Sikka Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved