Wisata Flores

Nikmati Wisata Flores, Bule Perancis Belajar Menenun di Kampung Ngegedhawe Nagekeo

Di Kampung Adat Ngegedhawe mereka nginap dan belajar menenun karena hal itu jarang dilihat oleh wisatawan.

Penulis: Gordy Donovan | Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM /HO-HPI NAGEKEO
MENENUN - Wisatawan asal Perancis (Bule) belajar menenun di Kampung adat tradisional Ngegedhawe Kecamatan Aesesa, Nagekeo, Agustus 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MBAY - Lima orang wisatawan asal Perancis (Bule) melakukan tour ke sejumlah destinasi di Flores dan Taman Nasional Komodo (TNK).

Salah satu daerah yang mereka kunjungi yaitu Nagekeo.

Di Nagekeo mereka sejumlah destinasi wisata, satu diantaranya Kampung adat tradisional Ngegedhawe Kecamatan Aesesa.

Lima orang bule itu adalah Mrs. Delphine Coste ( Mama ) tinggal di Perancis. Miss. Gabrielle Coste ( Keponakan Mrs. Delphine ) tinggal di Amerika. Mr. Xavier Durant ( Anak ) tinggal di Australia. Miss. Beryl Durant ( Anak ) tinggal di Perancis dan Miss. Helene Durant ( Anak ) tinggal di Swiss.

Di Kampung Adat Ngegedhawe mereka nginap dan belajar menenun karena hal itu jarang dilihat oleh wisatawan.

Baca juga: Ribuan Umat Ikut Perarakan Patung Maria Assumpta Nusantara saat Festival Golo Koe di Labuan Bajo

 

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Cabang Nagekeo, John Niku menjelaskan wisatawan sangat kagum dengan pesona Kampung Adat Ngegedhawe. Dimana kebiasaan masyarakat seperti menenun masih sangat kental disana. Budaya menenun masih dijalankan oleh sejumlah kaum ibu.

Wisatawan sangat terkesan dan mereka membeli kain tenun khas Nagekeo. Bahkan wisatawan belajar menenun disana.

"Ini adalah 5 Wisatawan pertama yang mengunjungi Kampung Ngegedhawe dan nginap disana. Lima wisatawan Perancis belajar menenun di Kampung Ngegedhawe dan membeli kain tenun penduduk lokal untuk suvenir keluarga di Perancis,"ujar Jhon kepada TRIBUNFLORES.COM Senin 15 Agustus 2022.

Bule Perancis saat berwisata di Nagekeo
WISATA FLORES - Bule Perancis saat berwisata di Nagekeo, Agustus 2022.

Ia menerangkan nisatawan yang mengunjungi Kampung Adat Ngegedhawe adalah Keluarga Perancis yang menetap di beberapa negara dan melakukan reuni dan liburan di Floers dan Taman Nasional Komodo selama 17 hari 16 malam.

Baca juga: Dinilai Berhasil Swasembada Beras, Indonesia Raih Penghargaan dari IRRI

"Ibu Delphine dan anaknya sangat terkesan dengan penyambutan keluarga bapak Andreas Gedha(Ketua Suku Ngegedhawe) bersama istrinya ibu Raimunda Dora,"ujarnya.

Ia menjelaskan para wisatawan meminta dia selaku guide untuk berkomunikasi dengan dengan ibu Raimunda agar mereka bisa menyaksikan cara memasak di dapur masyarakat suku Ngegedhawe.

"Mereka sangat menikmati masakan ayam kampung dan daging babi hutan yang disuguhkan. Pagi hari mereka menyaksikan ibu Ovidora Tuda yang menenun kain Ragi. Gabrielle sempat minta diajarkan cara menenun oleh ibu Ovi dan ibu Munda. Kain yg ditenun Ibu Munda langsung ditawar oleh Mr.Xavier Durant untuk dibeli, sebagai hadiah untuk istrinya,"ujarnya.

Ia mengatakan Kain tenun khas Nagekeo gencar dipromosi dan memang butuh dukungan semua pihak. Paket wisata di Nagekeo sangat komplit dan layak dikunjungi.

Berita Wisata Flores lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved