Berita NTT

Ombudsman NTT Terima Keluhan Cek Fisik Ranmor Masih Dipungut Biaya, Darius: Tidak Ada Item Pungutan

Ombudsman NTT Terima Keluhan Cek Fisik Ranmor Masih Dipungut Biaya, Darius: Tidak Ada Item Pungutan. Ombudsman NTT minta untuk tidak boleh pungut.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-OMBUDSMAN NTT
CEK FISIK - Suasana saat cek fisik Kendaraan Bermotor di SAMSAT Kota Kupang, NTT, Jumat 12 Agustus 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Kepala Perwakilan Ombudsman NTT, Darius Beda Daton berjalan kaki setiap hari Jumat melanjutkan kunjungan ke loket layanan instansi pemerintah.

Jumat 12 Agustus 2022, Darius berkesempatan mengunjungi Kantor Samsat Bersama Kota Kupang yang beralamat di Jalan Polisi Militer, belakang kantor Gubernur NTT, Kelurahan Oebobo, khususnya pada layanan cek fisik kendaraan bermotor (Ranmor).

Kurang lebih pukul 09.00 wita Darius tiba di loket layanan dan mengamati proses gesek nomor rangka dan mesin kendaraan baik sepeda motor maupun mobil.

"Saya langsung berbincang-bincang dengan pemilik kendaraan yang sudah selesai menggesek nomor rangka. Kepada pemilik kendaraan saya tanyakan apakah telah dilayani dengan baik serta sesuai persyaratan dan prosedur, apakah merasa dipersulit, berapa tarif yang dibayar dan lain-lainnya,"ujarnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Flores Hari Ini, Senin 15 Agustus 2022

 

Kata dia, Hal ini ia lakukan untuk memastikan bahwa layanan samsat telah berjalan sesuai dengan standar layanan yang telah ditetapkan baik dari sisi waktu layanan, persyaratan layanan, alur dan prosedur layanan, tarif layanan sesuai yang ditetapkan dan sarana prasarana pendukung.

Dari para pemilik kendaraan dia diinformasikan bahwa pelayanan gesek nomor mesin dan rangka di Samsat Kota Kupang tidak dipungut biaya alias gratis dan pelayanannya cepat.

"Saya juga mengamati langsung proses gesek nomor rangka oleh petugas berlangsung cepat, kurang dari 5 menit per kendaraan diluar proses dokumen di loket. Saya juga berbincang-bincang dengan petugas cek fisik kendaraan dan diinformasikan bahwa samsat menyiapkan 4 petugas gesek nomor mesin dan rangka kendaraan setiap hari,"ujarnya.

Ia menerangkan petugas juga menyiapkan peralatan bongkar motor berupa oben dan kunci-kunci lain bilamana diperlukan.

Jika terjadi pembongkaran peralatan motor maka akan dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan guna menghindari kerusakan atau hal lain yang dilakukan oleh petugas.

Baca juga: Umar Hamdan Resmikan TBM Muri Mbheri Ende, Dorong Masyarakat Kreatif Kembangkan Potensi Desa

Pungutan atau pengenaan biaya oleh petugas gesek nomor mesin dan rangka kendaraan bermotor kerap dikeluhkan pemilik kendaraan dari beberapa kantor Samsat di NTT.

"Terakhir saya menerima keluhan serupa dari Sabu Raijua. Sebagai informasi bagi seluruh masyarakat bahwa berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor: 76 tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Polri, tidak ada item pungutan dari layanan cek fisik atau gesek nomor rangka/mesin kendaraan. Dengan demikian pelayanan ini gratis di Samsat sebagaimana yang telah diterapkan Samsat Kota Kupang. Terima kasih kepada Koordinator Samsat Kota Kupang atas kunjungan ini. Semoga bermanfaat,"ujarnya.

Berita NTT Lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved