HUT ke 77 RI

Semarak 17 Agustus SMA Frateran Katolik Maumere Gelar Pensi Tarian Tradisional

Ia juga menuturkan persembahan tarian tradisional maupun fashion show bisa menggugah anak-anak muda mencintai kebudayaan khususnya di NTT.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/KRISTIN ADAL
PENSI - Atraksi siswa-siswi SMATER dalam tarian Tua Reta Lou, dalam rangka memerihakan HUT ke 77 RI, di aula sekolah SMATER, Rabu 16 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Kristin Adal

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Menyambut HUT ke 77 RI pada 17 Agustus 2022, SMA Katolik Frateran Maumere mementaskan lomba tarian tradisional dan fasihon show. Lomba pentas seni (Pensi) berlangsung di aula sekolah, Rabu, 16 Agustus 2022.

Pergelaran lomba ini dilakukan pasca pandemi. Tampak antusias para siswa dan juga guru-guru terlibat aktif dalam menyukseskan acara. Kreatifitas siswa yang dipentaskan dalam tarian tradisional kreasi dan fashion show.

Siswa-siswi yang mengikut pensi dari 20 kelas yaitu kelas 10, 11, dan 12. Masing- masing menunjukan kekompakan dan keunikan. Mereka membawa tarian tradisional dari Pulau Flores, Pulau Timor, Pulau Alor, Pulau Sumba dan Pulau Lembata yang dikreasikan tanpa menghilangkan esensi asilnya.

Baca juga: Polisi Gerebek Judi Sabung Ayam di Sikka

 

Untuk fashion show, para siswa maupun siswi, mengenakan pakaian modifikasi modren berpadu kain tenun asal Sikka. Mereka sangat percaya diri dan semangat saat melakukan catwalk.

Siswa-siswa dari kelas 10, 11, dan 12 memenuhi aula. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai mereka menggema saat tim tarian perwakilan kelas beraksi di atas panggung.

Ratusan siswa dan puluhan guru terperangah saat salah satu tim mementaskan tarian Tua Reta Lou.
Sebuah tarian perang dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Penonton dibuat terperangah bahkan merinding, lantaran dalam pentas tarian ini, seorang siswa dalam balutan busana tradisional meliuk-liuk di udara dengan bertumpu pada sebatang bambu setinggi 4 meter.

Sementara di bagian bawahnya ada beberapa penari wanita dan pria berkumpul memegang bambu.

Baca juga: Pengunjung Tempat Hiburan Malam di Maumere Jalani Tes Urine

Kepala sekolah SMATER, FR.M.Oswald, BHK, kepada TRIBUNFLORES.COM, mengungkapkan bahwa lomba pensi dilakukan untuk menggali potensi dan membangun kreatifitas siswa-siswi.

" Pensi yang dipersembahkan siswa-siswi ini sangat luar biasa. Anak-anak menampilkan kreatifitas dengan baik. Tanpa kami duga anak-anak bersama guru wali kelas menyiapkan pakaian dan tarian," tutur FR.M.Oswald.

Ia juga menuturkan persembahan tarian tradisional maupun fashion show bisa menggugah anak-anak muda mencintai kebudayaan khususnya di Nusa Tenggara Timur.

FR.M.Oswaldus juga terkagum-kagum dengan kolaborasi penari wanita dan pria dalam tarian tradisional Tua Reta Lou. Yang membuatnya kagum karena melihat penari wanita juga ikut memegang bambu. Baginya peran wanita dalam tarian ini menggambarkan kesetaraan gender. Bahwa perempuan memiliki kekuatan yang sama dengan pria.

Sementara itu, Theresia Ayu Desryani, siswi kelas XI Bahasa, juga mengungkapkan rasa bangga karena bisa tampil dalam lomba pensi tari tradisional kreasi Maumere. Siswi yang kerap disapa Desy ini sangat senang bisa merayakan semarak HUT RI pasca pandemi.

Berita HUT RI lainnya

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved