Berita Sikka

Mahalnya Air Bersih di Natarita Kabupaten Sikka, Rp 5.000 Perlima Liter, Satu Tangki Rp 700 Ribu

Setiap hari warga Dusun Natarita di Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka menempuh perjalanan sekitar 4 Km mendapatkan air bersih.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ARNOLD WELIANTO
Warga Natarita, Stefanus Kristomau (53) menyampaikan keterangan kesulitan air minum bersih, Sabtu, 20 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Arnold Welianto

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Setiap hari warga Dusun Natarita di Desa Darat Gunung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT  menempuh perjalanan sekitar 4 Km   menggunakan kendaraan roda dua demi bisa konsumsi air bersih.

Bagi warga yang tidak memiliki kendaraan, mereka  membeli air bersih dengan tiga jerigen berukuran lima liter seharga Rp10 ribu dan bagi warga yang mampu bisa membeli air tangki dengan seharga Rp700 ribu pertengki.

Sedangkan warga yang tidak memiliki uang, mereka harus berjalan kaki dengan membawa jerigen untuk mengambil air bersih.

Kesiulitan air bersih disampaikan salah satu warga Dusun Natarita, Stefanus Kristomau(53), Sabtu 19 Agustus 2022.  Ia mengatakan setiap pagi dan sore bersama warga lainnya melakukan perjalanan sekitar4 Km mengambil air bersih dengan menggunakan jerigen yang ada di pertigaan Natar Leba.

Baca juga: Miliki Semangat Merantau,Transmigran Asal Sikka Terpilih Pindah ke Kabupaten Mamasa

"Sudah sekian lama berlangsung. Satu-satunya cara mendapatkan air bersih hanyalah dengan mengambil dari sumber air yang berjarak empat kilometer. Kalau malas jalan jauh, bisa beli air. Bagi yang ada kendaraan roda dua bisa ambil sendiri," tandas dia.

Menurut dia, wilayahnya sebenarnya juga terdapat satu sumber mata air. Namun lokasi sumber mata air tersebut berada di kedalaman yang jauh dari kampung dengan jarak empat kilometer juga.

"Memang disini juga ada sumber mata air. Tetapi letaknya jauh dari kampung sekitar empat kilometer. Ada warga disini juga ambil air disitu tetapi kondisi jalan mendaki. Yang mana, kalau kita pikul air sekitar 20 liter,15 liter kita pikul sampai di rumah dan lima liternya habis minum ditengah Jalan. Mau tidak mau, warga harus jalani," tandas Stefanus.

Kepala Dusun Natarita Desa Yulius Bapa Nenang saat dihubungi TribunFlores.com mengatakan  di wilayah Dusun Natarita terdapat 118 kepala keluarga atau 480  jiwa yang menetap. Kesulitan mendapatkan air minum bersih menjadi kendala bagi ratusan warga di dusun itu.

Baca juga: Tekad Perbaiki Kehidupan Rumah Tangga, Empat Keluarga Asal Sikka Transmigrasi ke Kabupaten Mamasa

Menurutnya, Dusun Natarita mendapatkan bantuan instalasi air minum bersih dari Dana Pinjaman Daerah Kabupaten Sikka.  Namun hingga saat petugas Instalasi belum memasang mesin dinamo di sumber mata air liwun tunat dengan jarak 4 kilometer dari permukiman warga Nataria 

"Mesin isap atau dinamo air belum diinstalasi, masih menunggu tim instalasi belum datang kerja" Katanya.

Ia berharap pemerintah bisa membantu mereka dengan segara memasang jaringan air. Mengingat masyarakat Dusun Natarita sangat kesulitan mendapatkan air minum bersih.

Berita Sikka lainnya


 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved