Judi Sabung Ayam di Sikka

Penjudi Sabung Ayam di Sikka Lari Ketakutan, Tinggalkan 9 Unit Sepeda Motor

Sekelompok penjudi sabung ayam di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, lari kocar-kacir saat digerebek polisi.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-HUMAS POLRES SIKKA
TKP - Penggerebkan judi sabung ayam di dua lokasi di Kabupaten Sikka, Minggu 21 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Sekelompok penjudi sabung ayam di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, lari kocar-kacir saat digerebek polisi.

Mereka bahkan meninggalkan sepeda motor di arena perjudian.

Kapolres Sikka, AKBP Nelson Felipe Diaz Quintas, melalui keterangan tertulis pada Minggu 21 Agustus 2022 menyebutkan, sebanyak sembilan unit sepeda motor milik penjudi sudah ditahan aparat kepolisian.

"Saat tim melakukan penggerebekan, para penjudi melarikan diri dan meninggalkan sembilan sepeda motor," katanya.

Baca juga: Beny Harman,Bakar Semangat Kader Partai Demokrat Rebut Kekuasaan 2024

 

Meski sebagian besar lolos dari operasi penggerebekan, namun dua orang diantaranya berhasil diamankan. Keduanya berinisial JT dan RB, warga Kelurahan Wolomarang.

Selain itu, kata Nelson, polisi juga mengamankan barang bukti lain yaitu sembilan ekor ayam jantan dan satu pisau taji. Tidak disebutkan berapa ekor ayam yang mati dan hidup.

Namun melalui bukti dokumentasi yang diterima TRIBUNFLORES.COM, terlihat satu ekor ayam masih hidup, sementara delapan ekor lainnya dalam kondisi terkapar. Bukti dokumentasi juga memperlihatkan arena perjudian yang sudah dibongkar lalu dibakar.

Selain di Kelurahan Wolomarang, perjudian sabung ayam juga terjadi di Dusun Kojagete, Desa Koting B, Kecamatan Koting. Semua penjudi dikabarkan melarikan diri.

Baca juga: Momen Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Pasar Pucang Anom Jatim, Chotilah: Terima Kasih

Dari arena perjudian, polisi mengamankan satu ekor ayam jantan yang sudah mati beserta sebuah ferlak bertuliskan angka-angka. Ada juga barang bukti berupa satu buah piring, mangkok plastik, dan dua buah dadu regang.

Menindaklanjuti praktek judi sabung ayam yang semakin marak, maka Kapolres Nelson kembali menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi sampai ke pelosok desa.

Nelson berharap kepada masyarakat agar jangan bermain judi. Ia juga meminta warga terus memberikan informasi ke pihak berwajib jika melihat praktek-praktek serupa.

"Jangan bermain judi, dan jika ada lagi yang bermain judi harap informasikan," katanya.

Berita Judi Sabung Ayam di Sikka

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved