Berita Sikka

Warga Sikka Minta Presiden Jokowi Jangan Naikan Harga Pertalite dan Solar

Wacana kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite dan solar meski belum resmi diumumkan telah menuai kekhawatiran warga Kabupaten Sikka.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PAULUS KEBELEN
Aktivitas warga Kota Maumere di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Selasa 23 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM,Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM,MAUMERE-Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan solar oleh pemerintah pusat mulai dikeluhkan sejumlah sopir dan warga di Kabupaten Sikka.

Warga mengaku resah setelah menyimak pemberitaan di media massa yang menyebutkan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan kenaikan BBM bersubsidi pekan ini. Informasi yang beredar  harga pertalite bakal naik menjadi Rp 10.000 per liter dan solar naik menjadi Rp 8.500 per liter.

Simon Sari (25), pengemudi bis kayu angkutan penumpang dan barang rute Lekebai-Maumere mengatakan, jika BBM dinaikkan akan mempengaruhi tarif penumpang.

"Pasti tarifnya naik karena biaya untuk beli solar makin banyak. Sampai saat ini tarif Rp 25.000 per penumpang," katanya.

Baca juga: Cerita Karolus, Naik Delapan Pohon Lontar Satu Hari untuk Iris Moke di Sikka

Simon mengaku keberatan jika pemerintah menaikkan harga BBM sementara setoran harian tak menentu. Ia berharap Presiden Joko Widodo  menunda menaikkan harga BBM.

"Semoga pemerintah pusat, dalam hal ini Bapak Presiden Jokowi tidak jadi menaikan harga pertalite dan solar," ujarnya.

Harapan serupa juga disampaikan Yoseph Reko (25), warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok. Ia meminta Presiden Jokowi memperhatikan masyarakat yang sedang memperbaiki kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19.

"Saya berharap harga BBM tetap seperti sekarang, apa lagi masyarakat masih susah setelah wabah Covid," ungkapnya.

Baca juga: Wisata Rohani Flores, Gua Maria Fatima Watuwea di Magepanda Sikka

Mengingat BBM sangat dibutuhkan, lanjut dia, besar harapannya kepada pihak-pihak berwenang untuk tetap menerapkan harga yang bisa dijangkau masyarakat umum.

"Mudah-mudahan hanya isu dan tidak jadi kenyataan. Harapan kami sebagai masyarakat, harga BBM tetap stabil," katanya.

 

Berita Sikka lainnya 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved