Berita Manggarai Timur

Ratusan Peserta Didik SMK Cinta Damai Borong Prakerin Pariwisata di Labuan Bajo

Sejumlah 178 siswa-siswi kelas XII SMK Cinta Damai Borong,Manggarai Timur menjalani praktek kerja industri di Labuan Bajo, Kamis 25 Agustus 2022.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/ROBERT ROPO
Ketua Yayasan Cinta Damai Borong melepas rombongan para siswa-siswi SMK Cinta Damai Borong mengikuti Prakerin ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat,Kamis 25 Agustus 2022. 

usan Pelajar SMK Cinta Damai Borong Ikatut Prakerin Pariwisata di Kota Super Premium Labuan Bajo

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM,BORONG-Sejumlah 178 siswa-siswi kelas XII SMK Cinta Damai Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi  NTT melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) bidang Pariwisata di Kota Pariwisata Super Premium Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. 

Sebelum berangkat melakukan Prakerin, para siswa-siswi dilepas resmi oleh Ketua Yayasan Cinta Damai Borong, Agustinus Harum, S.Pd, AMD.Par, MM didampingi Kepala SMK Cinta Damai Borong, Ferdinandus Samur bersama sejumlah para guru di Bondo, Desa Watu Mori, Kecamatan Ranamese, Kamis 25 Agustus 2022.

Ketua Yayasan Cinta Damai Borong, Agustinus Harum, S.Pd, AMD.Par, MM kepada TRIBUNFLORES.COM menerangkan sebanyak 178 orang siswa-siswi kelas XII SMK Cinta Damai Borong Tahun Pelajaran 2022/2022 dilepas untuk melaksanakan Prakerin di Labuan Bajo. Ke-178 siswa-siswi itu berasal dari tiga program studi yakni, Akomodasi Perhotelan, Kuliner/Tata Boga, dan Usaha Perjalanan Wisata. 

"Jadi anak-anak ini akan melaksanakan Prakerin di Hotel-Hotel berbintang dan sejumlah travel agent yang bertaraf internasional di Labuan Bajo,"terangnya.

Dikatakan Agustinus, para siswa-siswi melakukan Prakerin di tempat-tempat tersebut, sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan kerja sama berupa memorandum of understanding (MoU) dengan sejumlah industri pariwisata di Labuan Bajo. 

"Harapan kami ketika anak-anak ini melakukan Prakerin di Labuan Bajo nanti dapat memperoleh pengetahuan tentang industri pariwisata yang tidak ada di lembaga ini. Tapi kami percaya sistem pembelajaran di SMK Cinta Damai ini selalu menyesuaikan dengan kondisi yang ada di hotel, restoran atau pun di usaha perjalanan wisata,"ujarnya.

Menurutnya, para siswa-siswi sudah mempersiapkan dengan baik sebelum turun Prakerin, karena pihaknya selalu mengundang guru-guru tamu dari hotel, restoran atau usaha perjalanan wisata di Labuan Bajo untuk memberikan masukan atau arahan terkait ilmu industri pariwisata dalam proses belajar mengajar di sekolah tersebut. 

Selain itu SMK Cinta Damai juga didukung dengan sarana prasana dan fasilitas sekolah yang baik seperti hotel praktek, lab untuk usaha perjalanan wisata, dan lab Boga serta didukung dengan fasilitas komputer untuk melakukan observasi pemeriksaan tiket dan lain sebagainya. 

"Sehingga kami percaya anak-anak ini sebelumnya sudah dibekali dengan Prakerin secara internal di sekolah selama sebulan sebelum melakukan Prakerin di sana. Sehingga kami percaya mereka pulang pasti membawa sejumlah prestasi, keahlian atau kemampuan sehingga pada akhirnya mereka dapat diterima dimana saja mereka bekerja di bidang pariwisata khususnya,"ujarnya.

Dikatakan Agustinus, setelah siswa-siswi melakukan Prakerin kurang lebih 3 bulan lamanya, pada tanggal 30 Desember 2022 mereka kembali dan selanjutnya mengikuti ujian kompetensi dengan melibatkan semua mitra kerja dan akan diberikan sertifikat penghargaan sebelum para siswa-siswi tamat dari sekolah. 

Agustinus juga mengatakan, selama dalam Prakerin semua siswa-siswi tersebut sudah diberikan materi dalam modul, sehingga diharapkan kepada mitra kerja industri menjadi tempat Prakerin diberikan sesuai dengan modul yang disiapkan. 

"Kalau ada kekurangan, kami juga sudah melakukan konsultasi dan berharap mitra industri bisa melengkapi sesuai dengan apa yang ada di perusahaan industri pariwisata itu,"ungkapnya.

Kepala SMK Cinta Damai Borong, Ferdinandus Samur, juga berpesan kepada para siswa-siswi agar melaksanakan Prakerin dengan baik sehingga benar-benar memahami ilmu yang diberikan oleh mitra industri di tempat Prakerin masing-masing. 

Selain itu, Ferdinandus juga berpesan agar para siswa-siswi selama dalam Prakerin tidak boleh membuat persoalan yang dapat merusak nama baik diri sendiri, orang tua dan lembaga sekolah. Jika yang melakukan persoalan, maka pihaknya akan langsung menarik siswa-siswi yang bersangkutan untuk tidak melanjutkan Prakerin. 
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved