Berita NTT

Peneliti NTT Rilis Riset Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Lahan Kering Kepulauan NTT

Peneliti NTT Rilis Riset Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Lahan Kering Kepulauan NTT. Peneliti NTT melakukan penelitian di NTT.

Penulis: Gordy Donovan | Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/HO-INJTE PICAULY
POSE - Tim peneliti NTT pose bersama narasumber usai kegiatan desiminasi riset di Hotel Aston Kupang, NTT Sabtu 20 Agustus 2022. Peneliti NTT Rilis Riset Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Lahan Kering Kepulauan NTT. 

TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Sejumlah anggota peneliti Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar desiminasi hasil penelitian di Hotel Aston Kupang, NTT.

Tema kegiatan yaitu “Dukungan Elemen Pentahelix dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Lahan Kering Kepulauan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua tim peneliti, Dr.Intje Picauly, M.Si, menjelaskan penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan model intervensi penanggulangan stunting di wilayah lahan kering kepulauan Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Kegiatan dilaksanakan di Hotel Aston Kupang, Sabtu 20 Agustus 2022. Kami melaksanakan Kegiatan Diseminasi Regional Hasil Penelitian Tim Peneliti NTT dengan tema Dukungan Elemen Pentahelix dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Lahan Kering Kepulauan, Provinsi Nusa Tenggara Timur,"ujar Dosen FKM Undana Kupang kepada TRIBUNFLORES.COM, Jumat 26 Agustus 2022.

Dr.Intje menjelaskan latar belakang riset yang dilakukan oleh belasan orang dari Provinsi NTT itu.

Baca juga: Cerita Mayelus Dori Bastian dari Jurnalis Menjadi Dosen Unipa Indonesia di Maumere Sikka

 

Dr.Intje mengatakan stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Stunting saat ini menjadi prioritas untuk pemerintah Indonesia termasuk di Wilayah Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan target angka penurunan stunting mencapai 14 persen di tahun 2024.

Dr.Intje menyebutkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan wilayah lahan kering kepulauan dimana pada tahun 2007-2021 telah menyumbangkan angka balita stunting tertinggi di Indonesia.

Banyak hasil penelitian telah menunjukkan bahwa masalah stunting di NTT adalah masalah multifaktor.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved