Berita Sikka

Rahasia Mata Sehat Nenek Usia 100 Tahun di Sikka, Inde Bilang Neneknya Pakai Daun Kelor

Rahasia Mata Sehat Nenek Usia 100 Tahun Lebih di Sikka, Inde Bilang Neneknya Pakai Daun Kelor,. Nenek usia 100 tahun di Maumere, Sikka, Flores, NTT.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/ALBERT AQUINALDO
MASAK JAGUNG - Kristina Lehan, seorang nenek berusia 100 tahun 26 hari asal Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka sedang memasak jagung menggunakan periuk tanah, Jumat 26 Agustus 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Paulus Kebelen

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE- Meski usia sudah menginjak 100 tahun 26 hari, namun Kristina Lehan masih bisa melihat secara jelas ketika melakukan pekerjaan layaknya wanita usia muda.

Nenek kelahiran 1 Agustus 1922 ini merupakan warga Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat TRIBUNFLORES.COM menyambangi rumahnya pada Jumat 26 Agustus 2022, nenek Kristina tampak sibuk memasak jagung menggunakan periuk tanah.

Aktivitas itu dilakukan setiap hari saat selesai menganyam bakul dari daun lontar dan membersihkan komoditi asam yang ia panen dari kebun terdekat. Kristina masih mandiri meski usianya sudah lewat satu abad.

Baca juga: Wakakumdam Udayana Ajak Prajurit Kodim Sikka Jangan Bermain Judi hingga Tertib Berlalu Lintas

 

Menurut Inde, anak kandung Kristina, menuturkan sang ibunda pernah berbagi cerita perihal rahasia mata sehat dan tubuh tetap kuat ketika menghadapi usia tua.

"Waktu itu mama lagi jual sayur kelor dan bertemu orang Sikka-Lela. Orang itu bilang ke mama kalau mau mata sehat sampai tua maka wajib cuci muka pakai air kelor. Tapi airnya direbus dengan uang logam sampai mendidih. Air kelor dibiarkan dingin lalu cuci muka sambil usap-usap mata," kata Inde, sesuai kisah yang pernah diceritakan Kristina.

Inde mengaku tak pernah melihat ibundanya mengusap mata dengan ramuan air kelor itu. Ia hanya mendapat sinopsis kisah saat sang ibunda masih gadis.

"Sampai kami besar tidak pernah lihat mama cuci muka pakai air kelor. Mungkin dia lakukan itu sewaktu masih gadis,"tandasnya.

Baca juga: Sosok Mendiang Pater Sebastianus; Mengajarkan Umat Tidak Larut dalam Kemarahan

Nenek kristina sangat gemar menkonsumsi sayuran bersantan. Ia enggan makan jika masakan menggunakan bumbu kimia seperti ajinomoto, masako, royko, dan sejenisnya.

"Mama suka makan sayur santan tapi jangan pakai bumbu toko. Makanan yang minyak dan kuah biasa juga mama tidak suka," jelasnya.

Berita Sikka lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved