Berita Sikka
Nelayan Sikka Belajar Penangkapan Ikan Digital, Hemat BBM dan Tenaga
Transformasi digital penangkapan ikan diklaim memberikan kemudahan bagi para nelayan di Kabupaten Sikka,Pulau Flores menghemat BBM dan tenaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/flores/foto/bank/originals/KETERANGAN-KADIS-KOMINFO-SIKKA.jpg)
Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE-Transformasi digital penangkapan ikan diklaim akan memberikan kemudahan bagi para nelayan di Kabupaten Sikka. Mereka tidak perlu mencari titik penangkapan ikan dan menghemat bahan bakat minyak (BBM).
Demikian dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sikka, Kensius Didimus kepada TribunFlores.Com usai mengikuti kegiatan Implementasi dan Bimbingan Teknis Teknologi Digital bagi Nelayan bertempat di Capa Resort, 30 Agustus 2022.
"Ada efisiensi yang begitu besar terhadap pola penangkapan ini dan kita harapkan teman-teman nelayan ini dia lebih konsentrasi kepada pemanfaatan semua potensi yang ada dan juga dia mengembangkan pola ini lebih bagus terutama sekali adalah dia bertanggung jawab terhadap penangkapannya," jelas Kensius Didimus.
Kensius juga menyampaikan ketika hal tersebut dilakukan dengan baik maka semua ekosistem dan biota laut akan tetap terjaga karena tidak memanfaatkan bom atau sejenisnya yang bisa merusak biota laut.
Baca juga: Gervasius Korban Pertama Tenggelam di Bendungan Napun Gete Sikka Sejak Diresmikan Presiden Jokowi
Terkait beberapa wilayah tangkapan di Kabupaten Sikka yang belum terkoneksi jaringan internet, Kensius berharap kedepannya semua wilayah itu bisa terintegrasi.
Terkait nelayan di Kabupaten Sikka yang masih minim dalam hal penguasaan teknologi, Kensius mengatakan Dinas Kominfo Kabupaten Sikka berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka untuk membekali para nelayan dengan pelatihan-pelatihan.
"Kalau pelatihan kita berikan kepada mereka secara terus menerus, mereka bisa memanfaatkan teknologi ini secara baik," jelasnya sambil meninggalkan Capa Resort.
Kepala FishOn Maumere, Yofani Maria Renya Rosario Francis, kepada TribunFlores.Com menjelaskan bahwa tranformasi digital untuk nelayan di Kabupaten Sikka ini merupakan salah satu dari tujuh tugas teknis Kementerian Kominfo RI.
Baca juga: Anggota DPR RI, Melchias Mekeng Bantu Rp 100 Juta Bangun Gereja Santa Maria Perumnas Maumere
"Jadi Kominfo ini bekerja sama dengan mitra yang startup yang punya aplikasi tapi aplikasi itu terintegrasi dalam satu ekosistem dan mereka memilih FishOn," ujarnya.
Yofani Maria menjelaskan bahwa kegiatan itu berupa bimbingan teknis sehari dan bertujuan untuk literasi digital untuk para nelayan di Kabupaten Sikka. Dalam bimtek tersebut, nelayan diperkenalkan dengan tools-tools yang bisa membantu mereka atau ekosistem yang bisa membantu meningkatkan ekonomi nelayan.