Turnamen Sepakbola ETMC 2022

Pasca Ribut Sepatu 'Murah,' Penjabat Bupati Lembata Perintahkan Beli Sepatu Terbaik 

Protes sepatu murah untuk pemain Persebata Lembata di turnamen ETMC 2022 direspon positif Penjabat Bupati Lembata memerintahkan membeli sepatu terbaik

Editor: Egy Moa
TANGKAPAN LAYAR
Postingan sepatu di Facebook menyebut Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lembata membeli sepatu bola ‘murahan’ untuk para pemain Persebata Lembata berlaga di Liga 3 El Tari Memorial Cup. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, RICKO WAWO

TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA-Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa memerintahkan pihak ketiga membeli sepatu bola terbaik untuk para pemain Persebata Lembata yang berlaga di Liga 3 El Tari Memorial Cup tanggal  9 September 2022. 

Perintah itu menyusul polemik pengadaan sepatu bola 'murahan' bagi para pemain Persebata Lembata viral di media sosial beberapa waktu lalu. 

"Saya sudah perintahkan beli sepatu baru untuk pemain Persebata Lembata tiga kali lebih baik lagi," katanya di hadapan awak media, Rabu, 31 Agustus 2022 di Kantor Bupati Lembata.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lembata dikritik warganet karena sebuah unggahan di media sosial yang menyebut pengadaan sepatu bola yang tidak berkualitas dan tidak sesuai harga satuan dalam DPA.

Baca juga: Markas Kodim Lembata Dibangun di Tanah 5,8 Hektar

Disebutkan, sepatu bola tersebut seharga Rp 100 ribu. Sementara anggaran yang disiapkan Rp 500 ribu. 

Marsianus Jawa membantah informasi yang viral di media sosial tersebut. Menurut dia, sepatu yang dibeli sudah sesuai spesifikasi harga dengan pemotongan pajak. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Markus Labi Waleng juga sudah menyatakan kalau informasi yang beredar itu tidak benar sama sekali. 

Ketua Askab PSSI Kabupaten Lembata, Linus Beseng menjelaskan para pemain Persebata Lembata memang tidak puas dengan pengadaan sepatu baru tersebut. Tapi, para pemain yang menerima sepatu tersebut tidak pernah menyampaikan bahwa sepatu  yang mereka terima itu harganya Rp.100 ribu.

Baca juga: Anggota DPRD Lembata Ancam Demo di SPBU Jika Masalah BBM Tidak Diselesaikan

 “Para pemain hanya menyampaikan bahwa sepatu tersebut kurang bagus, cepat rusak dan membahayakan mereka,” kata Linus. 

Keluhan para pemain tersebut disampaikan kepada Askab dan ofisial, sehingga Askab menyampaikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lembata. Setelah menyampaikan hal tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lembata menyampaikan kepada pihak ketiga yang mengadakan sepatu bola kaki tersebut.

Lebih lanjut, Linus Beseng mengatakan setelah ada keluhan dari para pemain dan disampaikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga, pihak ketiga langsung menggantikan sepatu baru. 

 “Kami hanya tahu terima saja, setelah itu kami bagi kepada para pemain, soal harga kami tidak tahu," pungkasnya. 

Berita Lembata lainnya


 

 

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved