Berita Sikka

Pedagang Bawang Pasar Alok Sikka Tak Berani Naikan Harga Meski BBM Mahal

Rusman (43), pedagang setempat mengatakan ongkos operasional pasca kenaikan BBM bisa menyentuh jutaan rupiah. "Kami takut rugi karena biaya transport.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM/PAULUS KEBELEN
PEDAGANG BAWANG- Aktivitas jual beli antara pedagang bawang dan pelanggan di Pasar Alok Sikka, Rabu 7 September 2022 

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo telah mentapkan kenaikan harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax non subsidi tanggal 3 September 2022 kemarin.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, merincikan harga Pertile dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Solar Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

Dampak kenaikan BBM sangat dirasakan pelaku usaha jasa transportasi. Para sopir di Kota Maumere akhirnya menggelar aksi damai mendesak Bupati Sikka segera menetapkan tarif sementara.

Selain kalangan sopir, empat elemen mahasiswa yaitu PMKRI, GMNI, HMI, dan IMM juga menggelar aksi unuk rasa di Kantor DPRD Sikka.

Unjuk rasa tersebut nyaris ricuh antara mahasiswa dengan aparat kepolisian dan anggota DPRD setempat. Mereka saling adu mulut hingga aksi adu otot (saling dorong).

Warga Maumere Senang

Sebelumnya, Warga Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores tampak gembira saat membeli bawang merah dan putih di Pasar Alok Sikka, Rabu 7 September 2022.

Pasalnya, setelah hawatir harga bumbu dapur ikut naik menyusul kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), namun warga menemukan hal sebaliknya.

Maria Sumiati (35), warga setempat mengaku gembira harga bawang merah dan putih masih stabil kurang lebih sebulan terakhir.

"Mudah-mudahan harganya tetap stabil seperti ini. BBM boleh naik tapi jangan sampai mempengaruhi bahan pokok," katanya saat berbelanja.

Nona Irna (47), warga lain juga tak kalah gembira. Ia mengaku dua bulan lalu sempat kewalahan lantaran harga bawang melonjak hingga Rp 50.000 per kilogram.

Baca juga: Warga Kerumun di TKP Kebakaran Rumah di Kota Maumere, Tim Pemadam Kebakaran Sigap Padamkan Api

"Beberapa bulan lalu mahal sekali. Saya hanya beli satu sampai dua kumpul saja," katanya.

Ia berharap bukan hanya harga bawang yang masih stabil, namun kebutuhan sembako lainnya pun ikut turun, termasuk harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini menuai protes.

"Semoag besok lusa harga BBM turun. Kalau terus naik maka pasti harga sembako ikut naik," harapnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved