Berita Nagekeo

Anggota Polres Nagekeo Dikeroyok Empat Pria Di Tempat Pesta

Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Nagekeo menangkap empat orang oknum pemuda yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota Polres di tempat pesta.

Editor: Egy Moa
TRIBUN FLORES.COM/PATRIANUS MEO DJAWA
Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai menjelaskan kasus pengeroyokan terhadap salah satu anggota Polisi di Aegela, Desa Bidoa,Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Jumat, 9 September 2022. 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Patrianus Meo Djawa

TRIBUNFLORES.COM, MBAY-Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nagekeo membenarkan bahwa salah satu anggota Polisi di Polres Nagekeo bernama PO. Soba Woda (22) dikeroyok oleh sejumlah pemuda.

Anggota berpangkat bintara polisi berdinas sebagai staf administrasi Bagian Operasi (Bagops) Polres Nagekeo, dikeroyok di Aegela, Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro,Jumat  9 September 2022 sekira pukul 2:30 Wita, dinihari.

Kasat Reskrim Polres Nagekeo, Iptu Rifai saat dikonfirmasi mengatakan pengeroyokan yang menimpa anggota polisi di Polres Nagekeo saat ini sedang dalam proses hukum.

Keempat orang pemuda terduga pelaku pengeroyokan telah diamankan di sel tahan Polsek Aesesa beberapa jam setelah aksi pengeroyokan itu dilaporkan. Mereka yang ditahan yakni LL (20), PB (22), ET (19), dan JS (24).

Baca juga: Muka Baru Nirwana 04 Nagekeo di ETMC 2022; Luar Biasa Lolos Penyisihan Grup

Menurut Iptu Rifai, insiden yang menimpa anggota Polres Nagekeo ini terjadi disebuah pesta pernikahan di Aegela, Kecamatan Nangaroro. Pengeroyokan bermula saat oknum anggota polisi menegur salah satu pemuda berinisial LL (20) yang tengah melakukan keributan  dengan operator musik, karena lagu yang diputar tak sesuai dengan keinginan LL.

PO Soba Woda juga memperkenalkan diri sebagai anggota polisi kepada LL. Diduga karena sedang dalam pengaruh alkohol, LL justru berbalik menantang PO Soba Woda

"Kalau kamu anggota memang kenapa," jawab LL kepada PO Soba Woda seperti yang ditirukan Iptu Rifai.

Cekcok LL dan oknum anggota polisi ini mendorong gerombolan pemuda lain, rekan melakukan pengeroyokan terhadap oknum anggota polisi tersebut. Saat melakukan aksi pengeroyokan, semua terduga pelaku diduga sedang dalam pengaruh minuman alkohol.

Baca juga: Polres Nagakeo Lepas Kembali 17 Motor yang Sempat Ditahan

Akibat pengeroyokan itu, PO Soba Woda harus dibawa ke RSUD  Aeramo karena mengalami luka robek pada pelipis mata bagian kiri. Setelah kejadian, polisi  menjemput paksa pada terduga pelaku termasuk memanggil saksi-saksi.

Sebanyak delpana orang pemuda diangkut ke Mapolres Nagekeo  dimintai keterangan. Namun, hanya empat pemuda yang akhirnya langsung ditahan, sementara empat pemuda lain kemudian dipulangkan.

Polisi mengatakan, para terduga pelaku akan dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama terhadap orang dengan ancaman empat tahun penjara. Namun, tidak menutup kemungkinan, bila PO Soba Woda memaafkan para terduga pelaku, kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Soba Woda saat dikonfirmasi mengatakan akan memutuskan setelah berkoordinasi terdahulu dengan atasannya di bagian operasi menentukan sikap  penyelelasain kasusnya.

Berita Nagekeo lainnya

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved