Injil Katolik Hari Ini

Bacaan Injil Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Lengkap Mazmur Tanggapan dan Renungan Katolik

Simak bacaan Injil Katolik hari ini Senin 12 September 2022 lengkap mazmur tanggapan dan renungan singkat.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / MARIA MANGKUNG
GEREJA - Tampak depan Gereja Katolik Warumbia Kota Maumere, Senin 12 September 2022. Bacaan Injil Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Mazmur Tanggapan dan Renungan Katolik. 

Lalu Yesus pergi bersama-sama dengan mereka. Ketika Ia tidak jauh lagi dari rumah perwira itu, perwira itu menyuruh sahabat-sahabatnya untuk mengatakan kepada-Nya: "Tuan, janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku;

Sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu. Tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.

Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."

Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!"

Dan setelah orang-orang yang disuruh itu kembali ke rumah, didapatinyalah hamba itu telah sehat kembali.

Renungan Katolik Singkat 12 September 2022 diambil dari eKatolik.

Baca juga: Bacaan Injil Katolik Hari Ini Sabtu 10 September 2022, Lengkap dengan Mazmur Tanggapan Hari Ini

Berikut Renungan Katolik Singkat tentang mengasihi tanpa batas

Sebab aku sendiri seorang bahwaaan? Dan ada pula prajurit. Jika Aku berkata kepadamu salah seorang orang prajurit itu, pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi, datang, maka ia datang ataupun kepada hambaku, kejarkanlah ini, maka ia mengerjakannya.

Orang yang lemah, kurang, dan tersingkirkan, membutuhkan kerendahan hati dan kasih yang besar.

Untuk itu diperluhkan orang-orang yang memiliki dorongan untuk berbuat baik, dorongan untuk berbuat kasih, dan dorongan untuk peduli, semuanya dimulai dengan hias hati yang tulus dan keinginan untuk memberikan yang terbaik pada sesama.

Kasih dan kerendahkan hati harus menjadi landasan utama tanpa batas.

Berbuatlah kasih pada orang yang tidak kita kenali, berbuatlah kebaikan, berbuatlah kebaikan pada orang yang tidak mampu membalas, dan beemurah hatilah pada mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Lakukan semuanya dengan hati penuh sukacita dan semangat berkorban.

Melihat tukang ojol yang bingung membawa roti pesannannya akuvmencoba memberikan tas belanja untuk mempermuda ia membawa roti yang ada ditangannya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved