Renungan Katolik Hari Ini

Renungan Harian Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Beriman Sungguh dalam Kerendahan Hati

Renungan Harian Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Beriman Sungguh Sungguh dalam Kerendahan Hati kepada Tuhan dibawakan oleh Oleh: Fr Yohanes.

Editor: Gordy Donovan
TRIBUNFLORES.COM / HO-FR YOHANES
Simak renungan Katolik Hari Ini dari Fr. M. Yohanes Berchmans. Renungan Harian Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Beriman Sungguh Sungguh dalam Kerendahan Hati kepada Tuhan. 

Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Simak Renungan Harian Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022.

Tema Renungan Harian Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Beriman Sungguh Sungguh dalam Kerendahan Hati kepada Tuhan.

Renungan Harian Katolik Hari Ini Senin 12 September 2022, Beriman Sungguh Sungguh dalam Kerendahan Hati kepada Tuhan dibawakan oleh Oleh: Fr. M. Yohanes Berchmans, Bhk - Ka SMPK Frateran Ndao - Ende

SEMANGAT PAGI, dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan tentang Yesus Menyembuhkan Hamba Seorang Perwira Di Kapernaum (Luk. 7: 1 - 10).

Baca juga: Renungan Harian Katolik Hari Senin 12 September 2022, Iman dan Rendah Hati Membuahkan Keselamatan

 

Yang menarik adalah penyembuhan hamba seorang perwira oleh Yesus, dilakukan karena iman perwira yang luar biasa kepada Yesus.

Perwira itu sangat yakin bahwa Yesus bukan hanya seorang manusia biasa, melainkan Dia adalah Allah, yang bisa melakukan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Dan yang perlu digarisbawahi adalah bahwa perwira itu tidak hanya beriman sungguh sungguh kepada Yesus, melainkan juga dia sangat rendah hati. Hal itu dibuktikan dengan ucapannya " Tuan, janganlah bersusah susah, sebab aku merasa tidak layak menerima Tuan dalam rumah ku.

Sebab itu, aku juga merasa tidak pantas datang sendiri mendapatkan Tuan.

Baca juga: Persami Mania Tiba di Lembata Dukung Persami Maumere Lawan Persematim di El Tari Memorial Cup 2022

Tetapi, katakanlah sepatah kata saja, maka hamba-ku akan sembuh". Jadi, ada dua kata kunci yang menjadikan hamba seorang perwira itu sembuh, yakni pertama iman perwira yang sungguh-sungguh.

kedua kerendahan hati perwira itu, yang merasa tidak layak dan tidak pantas, untuk datang mendapatkan Yesus.

Bagaimana dengan kita? Kita pun harus belajar dari seorang perwira dalam Injil hari ini, yakni bahwa dalam menghadapi berbagai persoalan hidup yang berat, entah karena sakit, entah karena soal ekonomi atau keuangan keluarga, entah karena pekerjaan, maka kita harus berserah diri kepada Tuhan secara total, dan dalam segala kerendahan hati, serta berharap Tuhan akan menolong kita dengan kuasa Nya, sembari berdoa " Ya Tuhan, saya tidak pantas, Tuhan datang pada saya, tetapi bersabda-lah saja, maka saya akan sembuh". Semoga.

Renungan Katolik lainnya

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved