Dugaan Kasus Korupsi di Sikka

Kronologi Kejari Sikka Tangkap Kontraktor Proyek Pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete

Berjalannya waktu pekerjaan yang diemban sempat tak kunjung selesai sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.

Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM/HO- KEJARI SIKKA
TERSANGKA - Tersangka yang adalah seorang kontraktor berinisial RDB saat ditahan oleh tim dari Kejari Sikka pada Kamis 15 September 2022. 

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sikka telah menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap seorang pria yang berinisial RDB pada Kamis 15 September 2022.

RDB diketahui adalah seorang kontraktor dengan kata lain selaku Persero Komanditer atau Persero Diam CV Hesty Indah (pelaksana kegiatan) yang pernah menangani sebuah proyek pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete Tahun 2019 silam.

Tersangka RDB diketahui, yang melaksanakan pekerjaan dan bertanggung Jawab penuh terhadap pekerjaan Pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Walgete Tahun 2019 dan setiap pencairan pekerjaan, uangnya diserahkan kepada Tersangka RDB selaku yang mengerjakan seluruhnya, dan Tersangka RDB memberikan uang ke saudara YMH ketika ada keperluan saja.

Berjalannya waktu pekerjaan yang diemban sempat tak kunjung selesai sesuai tenggat waktu yang ditetapkan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dugaan Kasus Korupsi, Kejari Sikka Tetapkan Kontraktor Sebagai Tersangka dan Ditahan

 

Alhasil, Pekerjaan Pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete Tahun 2019 diberi pernah addendum yaitu :

1. Addendum Nomor : PPK.Dinkes.JK/ADDENDUM/50/XI/2019 tanggal 12 November 2019 addendum ini terkait pekerjaan tambah kurang (CCO):

2. Addendum II Nomor : PPK.DinkesJK/ADDENDUM/41/XII/2019 tanggal 20 Desember 2019 addendum ini terkait penambahan jangka waktu pelaksanaan karena pekerjaan tersebut diatas belum selesai dimana berdasarkan laporan kemajuan fisik pekerjaan baru mencapai 90,214 sehingga pihak penyedia mengajukan permohonan penambahan waktu pelaksaan pekerjaan sehingga PPK telah memberikan kesempatan untuk menyelesaikan sisa item pekerjaan selama 50 (lima puluh) hari kalender terhitung mulai tanggal 22 Desember 2019 sampai dengan tanggal 09 Februari 2020.

Masalah pun muncul ketika tim Inspektorat Kabupaten Sikka melakukan audit terhadap pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete pada 2019 lalu.

Baca juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana Covid-19, Kalak BPBD Flotim Jadi Tersangka, Ditahan di Rutan Larantuka

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved