Dugaan Korupsi di Sikka

Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete,Terancam Dijerat Pasal Ini

Akibat perbuatannya, RDB yang adalah seorang kontraktor terancam dipidana dengan pasal-pasal di bawah ini.

Editor: Nofri Fuka
TRIBUNFLORES.COM/HO-KEJARI SIKKA
TERSANGKA - Tersangka RDB (kenakan rompi orange) turun dari mobil yang ditumpangi. ia ditahan karena perkara dugaan korupsi pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete Tahun Anggaran 2019. foto diambil pada Kamis 15 September 2022. 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Baru saja Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sikka menetapkan tersangka dan melakukan penahanan terhadap RDB selaku Persero Komanditer atau Persero Diam CV Hesty Indah (pelaksana kegiatan) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete Tahun Anggaran 2019.

Akibat perbuatannya, RDB yang adalah seorang kontraktor terancam dipidana dengan pasal-pasal di bawah ini.

Diketahui bahwa perbuatan Tersangka RDB sebagaimana diatur dan diancam pidana :

Primair : Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi:

Baca juga: Kerugian Negara Atas Dugaan Kasus Korupsi Dana Covid-19 di Flotim Capai Rp 1,5 Miliar

 

Bunyi UU No 20 Tahun 2001 adalah (1) Terdakwa mempunyai hak untuk membuktikan bahwa ia tidak melakukan tindak pidana korupsi. (2) Dalam hal terdakwa dapat membuktikan bahwa ia tidak melakukan tindak pidana korupsi, maka pembuktian tersebut dipergunakan oleh pengadilan sebagai dasar untuk menyatakan bahwa dakwaan tidak terbukti.”

Sementara itu, subsidair : Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Saat ini RDB ditahan di Rumah Tahanan Polres Sikka. Ia akan ditahan selama 20 hari kedepan terhitung 15 September 2022.


"Tersangka RDB dilakukan penahanan selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak 15 September 2022 s/d 04 Oktober 2022 di Rumah Tahanan Polres Sikka berdasarkan: « Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT-71/N.3.15/Fd.1/09/2022, tanggal 15 September 2022 terhadap tersangka RDB," kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Sikka, R. Ibrahim S.H.

Baca juga: Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Dana Covid, Sekda Flotim Belum Ditahan, Ini Alasannya

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved